
Para prajurit TNI memadamkan api di lokasi karhutla. Belasan ribu personel dikerahkan untuk membantu penanganan karhutla di berbagai daerah Indonesia. (TNI)
JawaPos.com - Sebagai salah satu dari 6 provinsi prioritas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), operasi darat dan udara terus dilakukan di Kalimantan Selatan (Kalsel). Api yang menyala-nyala di daerah tersebut menjadi atensi pemerintah.
Berdasar data sampai Jumat (21/8), terdeteksi 9 karhutla baru di beberapa titik. Yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tapin, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Balangan. Seluruhnya sudah termonitor oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Berdasar hasil pemantauan tim Direktorat Penanganan Darurat Wilayah III BNPB, terdeteksi 53 titik api (FS) dengan estimasi luasan lahan terbakar sekitar 595 hektare. Wilayah dengan estimasi luasan terbesar berada di Kabupaten Banjar dengan angka mencapai 174 hektare.
”Selain itu, Kabupaten Tanah Laut 107 hektare, Kabupaten Barito Kuala 96 hektare, dan Kabupaten Tapin 85 hektare,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya pada Sabtu (22/8).
BNPB juga membeber rincian sebaran titik api dan estimasi luasan lahan di 9 wilayah yang berada pada zona wilayah risiko tinggi, yakni:
Kota Banjarbaru: terdeteksi 11 FS dengan luasan 77 hektare
Kabupaten Banjar: terdeteksi 13 FS dengan luasan 174 hektare
Kabupaten Barito Kuala: terdeteksi 4 FS dengan luasan 96 hektare
Kabupaten Tapin: terdeteksi 6 FS dengan luasan 85 hektare
Kabupaten Tanah Bumbu: terdeteksi 3 FS dengan luasan 4 hektare
Kabupaten Tanah Laut: terdeteksi 7 FS dengan luasan 107 hektare
Sedangkan wilayah dengan zona sedang dan rendah, datanya sebagai berikut:
Kabupaten Hulu Sungai Selatan: terdeteksi 7 FS dengan luasan 50 hektare
Kabupaten Hulu Sungai Tengah: terdeteksi 1 FS dengan luasan 1 hektare
Kabupaten Balangan: terdeteksi 1 FS dengan luasan 1 hektare
Menurut Berton, operasi darat terus dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan sekitar 387 personel yang terdiri atas petugas dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat. Penanganan dilakukan di beberapa wilayah seperti Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Barito Kuala.
”Pemadaman darat didukung sejumlah armada dan peralatan seperti mobil tangki air, pompa jinjing dan pompa induk, suplai air, tanki fleksibel, alat penyemprot, kepyok, garu tajam, serta motor trail karhutla,” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022