
Ilustrasi modifikasi cuaca. (Humas Bpbd DKI Jakarta)
JawaPos.com - Minimnya curah hujan membuat area gambut di Kalimantan makin rentan terbakar. Pemerintah mengambil langkah cepat memobilisasi armada udara dan satgas darat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun memperketat pengawasan serta pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan setelah sebaran asap serta titik panas meningkat signifikan dalam seminggu terakhir.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menegaskan, karakteristik lahan gambut di Kalimantan memerlukan penanganan khusus karena api kerap menyusup di bawah permukaan.
"Permukaan lahan yang terlihat sudah padam belum tentu bara di bawahnya benar-benar mati. Karena itu, hujan dengan intensitas yang cukup menjadi salah satu faktor penting untuk membantu membasahi kembali lahan gambut dan memadamkan bara yang masih tersimpan," ujar Suharyanto di sela peninjauan Posko Logistik Nasional Penanganan Darurat Gempa M 7,7 Flores di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (23/8).
Strategi Udara dan Instruksi Presiden
Untuk mengatasi krisis tersebut, penyemaian garam melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali digencarkan bekerja sama dengan BMKG mulai Minggu (23/8). Langkah teknis ini difokuskan pada area yang masih memiliki ketersediaan awan potensial.
Dukungan udara ditingkatkan secara masif dengan menyiagakan 30 unit helikopter untuk water bombing dan patroli di Kalimantan, serta 22 unit di Sumatera. Jumlah armada masih bisa terus bertambah sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan hasil koordinasi dengan Kementerian Pertahanan.
"Presiden memberikan perhatian penuh dan menginstruksikan agar kebutuhan operasional di lapangan dipenuhi. Jadi bukan hanya pemadaman dari udara, tetapi juga penguatan satgas darat, peralatan, pompa, mobil tangki, dan seluruh kebutuhan yang diperlukan untuk mempercepat pengendalian Karhutla," kata Suharyanto.
Penguatan Darat dan Status Penerbangan
Selain jalur udara, fasilitas tim darat diperkuat dengan penambahan Alat Pelindung Diri (APD) serta pompa air bertekanan tinggi (high-pressure pump).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
