
Penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya. (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)
JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (24/8). Dalam peninjauan tersebut, Raja Juli mengungkapkan bahwa jumlah titik panas atau hotspot di Kalbar menunjukkan penurunan.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) hingga pukul 23.59 WIB pada Minggu (23/8), tercatat sebanyak 28 hotspot di Kalbar.
Sebaran titik panas tersebut berada di beberapa wilayah. Ketapang menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 16 titik, disusul Melawi sebanyak 11 titik dan Kubu Raya satu titik.
“Kalbar sendiri ya, Kalbar 28 hotspot. Yang terbanyak itu di Ketapang 16, kemudian di Melawi 11, dan 1 ada di Kubu Raya,” kata Raja Juli saat melakukan peninjauan.
Meski jumlah hotspot mengalami penurunan, Raja Juli menegaskan kondisi tersebut belum berarti persoalan karhutla, khususnya asap, telah sepenuhnya teratasi.
Saat berada di lokasi peninjauan, dia menyebut tidak lagi menemukan api yang terlihat di permukaan. Namun, asap masih muncul dari kawasan tersebut. Kondisi ini berkaitan dengan karakteristik lahan gambut yang membuat proses pembakaran berlangsung tidak sempurna.
“Tidak adanya hotspot tidak berarti aman dari asap. Karena ini memang daerah gambut ya. Pembakaran tidak sempurna, sehingga asapnya lebih banyak ketimbang di tanah mineral,” ujarnya.
Ia menambahkan, penurunan jumlah hotspot di Kalbar merupakan hasil dari penanganan secara terpadu. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui operasi di lapangan, tetapi juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, BNPB, hingga para relawan.
Hotspot bergeser ke wilayah Sumatera
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022