Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Agustus 2026 | 23.24 WIB

Hotspot Karhutla di Kalbar Turun jadi 28 Titik, Kini Bergeser ke Sumatera

Penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya. (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat) - Image

Penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya. (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (24/8). Dalam peninjauan tersebut, Raja Juli mengungkapkan bahwa jumlah titik panas atau hotspot di Kalbar menunjukkan penurunan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) hingga pukul 23.59 WIB pada Minggu (23/8), tercatat sebanyak 28 hotspot di Kalbar.

Sebaran titik panas tersebut berada di beberapa wilayah. Ketapang menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 16 titik, disusul Melawi sebanyak 11 titik dan Kubu Raya satu titik.

“Kalbar sendiri ya, Kalbar 28 hotspot. Yang terbanyak itu di Ketapang 16, kemudian di Melawi 11, dan 1 ada di Kubu Raya,” kata Raja Juli saat melakukan peninjauan.

Meski jumlah hotspot mengalami penurunan, Raja Juli menegaskan kondisi tersebut belum berarti persoalan karhutla, khususnya asap, telah sepenuhnya teratasi.

Saat berada di lokasi peninjauan, dia menyebut tidak lagi menemukan api yang terlihat di permukaan. Namun, asap masih muncul dari kawasan tersebut. Kondisi ini berkaitan dengan karakteristik lahan gambut yang membuat proses pembakaran berlangsung tidak sempurna.

“Tidak adanya hotspot tidak berarti aman dari asap. Karena ini memang daerah gambut ya. Pembakaran tidak sempurna, sehingga asapnya lebih banyak ketimbang di tanah mineral,” ujarnya.

Ia menambahkan, penurunan jumlah hotspot di Kalbar merupakan hasil dari penanganan secara terpadu. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui operasi di lapangan, tetapi juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, BNPB, hingga para relawan.

Hotspot bergeser ke wilayah Sumatera

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore