
Kepala BGN Sudaryono usai mengunjungi siswa yang diduga keracunan makanan MBG di RS Haji Medan, Sumut, Minggu (16/8). (Istimewa)
JawaPos.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah aturan jam kerja baru bagi kepala dapur di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Indonesia.
Pengawasan kini dilakukan secara ketat, termasuk melalui pengecekan langsung via konferensi video (Zoom) pada jam-jam krusial.
Kepala BGN Sudaryono menjelaskan bahwa bahwa aturan jam kerja bagi kepala dapur telah ditetapkan dalam dua sif utama.
Baca Juga:LPSK Beri Pelindungan Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
"Jadi jam kerjanya adalah sore hari jam 5 sore sampai jam 7 malam, 2 jam. Kemudian jam 2 pagi dini hari sampai dengan jam 8 pagi," ujar Sudaryono saat melakukan inspeksi mendadak di salah satu SPPG di Jakarta, dikutip dari rekaman video instagram @sudaru_sudaryono, Selasa (25/8).
Langkah ini diambil untuk memastikan kehadiran personel di saat-saat paling penting dalam proses pengolahan makanan.
Untuk meminimalkan celah kelalaian, BGN menerapkan sistem absensi manual melalui aplikasi Zoom pada pukul 02.00, yang disesuaikan dengan zona waktu masing-masing wilayah.
"Kita Zoom, kita cek orangnya ada nggak, pengawas gizinya ada nggak, kepala dapurnya ada nggak di jam-jam krusial itu," tegasnya.
Pengawasan ketat ini dilakukan bukan tanpa alasan. Sudaryono mengatakan, berdasarkan evaluasi sebelumnya, ditemukan adanya kendala pada beberapa titik dapur akibat ketidakhadiran petugas.
"Soalnya ada beberapa dapur, nggak banyak gitu, itu orangnya kagak ada gitu lho. Karena kagak ada, kemudian masaknya asal-asalan," ungkapnya.
Selain kehadiran personel, aspek standar operasional prosedur (SOP) dan kualitas
bahan baku juga menjadi sorotan utama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022