
Para prajurit TNI memadamkan api di lokasi karhutla. Belasan ribu personel dikerahkan untuk membantu penanganan karhutla di berbagai daerah Indonesia. (TNI)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2026 pada 31 Agustus lalu. Aturan yang keluar di tengah ganasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu menjadi momentum untuk menggandeng masyarakat adat dalam mitigasi karhutla.
Melalui inpres tersebut, Presiden Prabowo menekankan 2 hal. Pertama, memperkuat larangan pembukaan lahan dengan cara membakar. Kedua, mengajak para pengusaha terlibat aktif dalam pencegahan dan penanganan karhutla di Indonesia.
Menurut Asep Karsidi selaku pengajar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (UI), apabila ketentuan yang memfasilitasi pembukaan lahan dengan pembakaran terbatas maksimal 2 hektare per kepala keluarga dilaksanakan tanpa pengawasan ketat, dampaknya sangat berbahaya.
Asep menekankan bahwa iklim bukan penyebab awal karhutla. Ada faktor penguat yang membuat api lebih mudah muncul, meluas, dan sulit dikendalikan oleh petugas pemadam yang dikerahkan oleh pemerintah. Yakni perilaku manusia terhadap hutan dan lahan.
”Termasuk pembukaan lahan dengan cara tebas bakar,” kata dia dikutip dari keterangan resmi pada Jumat (4/9).
Tidak heran, akademisi dari berbagai kalangan menilai bahwa penguatan larangan membuka lahan dengan cara membakar adalah momentum untuk menjadikan masyarakat adat berikut kearifan lokal masing-masing sebagai bagian dari solusi bersama dalam mitigasi karhutla.
Selain Asep, akademisi lain yang menyuarakan hal serupa adalah Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta Anter Venus. Pria yang juga pakar komunikasi itu mengingatkan pentingnya komunikasi partisipatif dalam mitigasi karhutla.
Menurut Prof. Anter Venus, komunikasi itu harus dikemas dengan tetap menghargai keberadaan masyarakat adat dan kearifan lokalnya. Penekanannya pada tanggung jawab bersama dalam upaya mitigasi karhutla, terutama pencegahan sebelum api muncul.
Menurut Anter Venus, ajakan untuk melakukan pencegahan karhutla bisa dilakukan dengan cara yang lembut. Sesuai kearifan masyarakat setempat. Termasuk diantaranya mengikutsertakan para tokoh lokal yang dihormati oleh masyarakat lewat penyampaian berbentuk edukasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022