
Wakil Kepala BGN, Trenggono saat mengunjungi salah satu SPPG di Pati, Jawa Tengah, Kamis (10/9)/(Istimewa)
JawaPos.com — Evaluasi menyeluruh bakal dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap seluruh 172 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pati usai kejadian keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN, Trenggono, menegaskan bahwa evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memperkuat pengawasan sekaligus memastikan pembenahan tata kelola yang terus dilakukan sejak kepemimpinan baru berjalan.
“Semenjak kepemimpinan yang baru, kami sudah berupaya semaksimal mungkin memperbaiki tata kelola, kemudian menyiapkan dapur-dapur ini dengan baik. Namun, di antara semua ada satu-dua mungkin yang tidak sesuai dengan SOP, tidak patuh terhadap tahapan-tahapan penyiapan makanan. Ini yang harus kita evaluasi terus,” ujar Trenggono, Kamis (10/9).
Karena itu, Trenggono menegaskan BGN tidak akan memberikan toleransi terhadap SPPG yang berdasarkan hasil evaluasi dinilai tidak layak atau tidak mampu memenuhi standar keamanan dalam penyediaan makanan.
“SPPG seperti yang saya sampaikan yang lalu, yang jelas di-suspend. Mungkin kalau dapurnya jelek, suspend permanen. Itu sudah komitmen kita di BGN,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti evaluasi tersebut dengan melakukan pemeriksaan langsung terhadap seluruh SPPG di wilayahnya. Pemeriksaan akan dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah dan lintas sektor untuk memastikan kondisi serta kesiapan masing-masing dapur.
“Kabupaten Pati ini ada sekitar 172 dapur. Kami pastikan minggu depan kami akan datang langsung ke semua SPPG untuk mengecek fasilitas dan kemampuan dapur itu melayani penerima manfaat di Kabupaten Pati,” ujar Chandra.
Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya akan melihat kondisi fisik dapur, tetapi juga kemampuan masing-masing SPPG dalam melayani jumlah penerima manfaat. Hal ini penting untuk memastikan kapasitas dapur sebanding dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani.
“Misalkan dapur ini kecil, dia ternyata mendapatkan pengelolaan manfaat ini sampai 2.500 sampai 3.000. Itu yang akan kami evaluasi,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, evaluasi akan melibatkan berbagai unsur untuk memastikan pemeriksaan dilakukan secara komprehensif. Pemerintah Kabupaten Pati akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Kodim, Polres, serta seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Pati.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022