
Wamenkomdigi Nezar Patria saat meninjau Posko SAR Gabungan di Carita, Pandeglang, Banten, Sabtu (12/9). (Dok. Komdigi)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ikut mendukung operasi pencarian delapan warga yang dilaporkan hilang di perairan Selat Sunda dengan memanfaatkan infrastruktur telekomunikasi dan pemantauan spektrum frekuensi radio.
Upaya tersebut dilakukan dengan menelusuri kemungkinan adanya sinyal komunikasi yang masih dapat terdeteksi dari area yang menjadi dugaan titik terakhir keberadaan rombongan.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan tiga operator seluler untuk memeriksa keberadaan dan aktivitas jaringan base transceiver station (BTS) di kawasan Selat Sunda, termasuk wilayah Banten dan Lampung.
“Komdigi sendiri sudah berkoordinasi dengan operator seluler, tiga operator seluler itu sudah mendeteksi BTS yang ada di seputaran Selat Sunda, baik yang ada di Banten maupun yang ada di Lampung,” ujar Wamen Nezar saat meninjau Posko SAR Gabungan di Carita, Pandeglang, Banten, Sabtu (12/9).
Selain mengandalkan informasi dari operator seluler, Kemkomdigi mengerahkan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio yang berada di Banten dan Lampung untuk mendukung proses pemantauan.
Menurut Nezar, fasilitas tersebut digunakan untuk memeriksa kemungkinan adanya sinyal komunikasi yang tertangkap dari kawasan yang sedang menjadi sasaran pencarian.
“Melalui balai monitoring frekuensi yang ada di Banten dan Lampung, kita terus melakukan pengecekan kalau ada sinyal-sinyal yang tertangkap,” katanya.
Data mengenai aktivitas jaringan yang diperoleh dari operator seluler kemudian disampaikan kepada tim SAR. Informasi tersebut diproses untuk membantu menentukan lokasi yang berkaitan dengan keberadaan delapan warga yang masih dalam pencarian.
Nezar mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima dari operator seluler, kontak terakhir terdeteksi pada 7 September 2026 di Pulau Sebesi. Pulau tersebut berada di antara gugusan pulau yang dekat dengan kawasan Gunung Anak Krakatau.
“Dari operator seluler kita sudah mendapatkan informasi dan informasi itu sudah diteruskan kepada SAR dan sudah diproses berupa kontak terakhir di Pulau Sebesi,” ujar Wamen Nezar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022