
Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kembali mengalami erupsi, Minggu (3/12) pada pukul 15.05 WIB.
JawaPos.com - Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan fenomena air laut surut yang terekam dalam video viral pada 6 September 2026 tidak berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Penegasan ini disampaikan untuk meredam kecemasan masyarakat terkait isu potensi tsunami di kawasan Selat Sunda.
Surveyor Pemetaan Ahli Madya Badan Geologi Kementerian ESDM, Athanasius Cipta, meluruskan kronologi peristiwa yang memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat tersebut.
Berdasarkan data pemantauan, erupsi menerus Gunung Anak Krakatau tercatat berlangsung pada 4 hingga 5 September 2026 dan telah dinyatakannya usai pada 6 September 2026 lewat tengah malam.
"Secara kronologis, video muncul pada tanggal 6 September 2026, sementara letusan menerus Gunung Api Anak Krakatau dimulai tanggal 4 hingga 5 September 2026. Pada lewat tengah malam pukul 6 September 2026, Badan Geologi telah menyatakan bahwa erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah selesai," ujar Athanasius Cipta dalam video yang diunggah @badan.geologi.
"Artinya, bisa disimpulkan bahwa surut laut pada tanggal 6 September 2026 itu tidak ada kaitan langsung dengan erupsi Gunung Anak Krakatau," tambahnya.
Ciri Surut Laut yang Berpotensi Tsunami
Athanasius tidak menampik bahwa fenomena laut surut memang bisa menjadi salah satu petunjuk awal kedatangan tsunami. Namun, tidak semua peristiwa surutnya air laut dapat dikategorikan sebagai ancaman bahaya.
Ia menjelaskan terdapat perbedaan mendasar antara pasang surut biasa dan tanda tsunami alami.
Air laut yang mengindikasikan potensi tsunami akan surut dalam durasi yang sangat cepat serta menyusut jauh lebih dalam dibandingkan garis surut pasang normal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022