Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 September 2026 | 01.54 WIB

Helikopter Chinook Jepang Sudah Beroperasi Padamkan Karhutla Meski Sempat Terkendala

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan keterangan kepada awak media terkait dengan penanggulangan karhutla di Kalimantan pada Kamis (17/9). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan keterangan kepada awak media terkait dengan penanggulangan karhutla di Kalimantan pada Kamis (17/9). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Operasional Helikopter Chinook milik Jepang dalam misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) sempat terkendala visibilitas akibat asap. Kini, ketiga helikopter tersebut sudah mulai beroperasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan bahwa helikopter perbantuan dari Jepang itu sudah mulai beroperasi pada Rabu (16/9). Operasionalnya kemudian berlanjut hari ini (17/9).

”Bantuan helikopter dari Jepang, yaitu Chinook yang ada 3, kemarin sudah beroperasi 1 sortie. Ini karena memang jarak pandang yang relatif kecil,” kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam).

Hari ini, BNPB mendapatkan informasi bahwa 2 dari 3 helikopter tersebut sudah melaksanakan water bombing dengan masing-masing 1 sortie penerbangan. Pihaknya berharap besok (19/9), helikopter bantuan dari Jepang itu bisa kembali melakukan water bombing.

”Kami harapkan besok juga bisa seluruh pesawat (bantuan dari Jepang) itu bisa digunakan dan sortie-nya mungkin mudah-mudahan semakin banyak,” harapnya.

Khusus di Kalbar, Berton menyampaikan bahwa data terakhir kemarin menunjukkan ada 7 titik api dengan lahan terbakar mencapai 122,9 hektare. Dari angka tersebut, sebanyak 65,6 hektare sudah dipadamkan. Sisanya 57,3 hektar masih dalam upaya pemadaman.

BNPB berharap tidak ada penambahan titik api baru dan luasan lahan terbakar terus berkurang. Optimisme tersebut muncul lantaran hujan sempat turun di beberap daerah. Misalnya, Sintang, Kapuas Hulu, Melawi, Landak, Sambas, Sekadau, Sanggau, dan Bengkayang.

”Semoga hujan-hujan di hari-hari ini sampai ke depan bisa terjadi juga,” harapnya.

Lebih lanjut, Berton menyampaikan bahwa saat ini sebanyak 14.759 orang petugas pemadam karhutla masih terus berjibaku di Kalbar. Mereka tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Dara. Sementara Satgas Udara diperkuat oleh 5 unit alut untuk patroli dan 9 unit water bombing.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore