
Helikopter CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) yang dikirim ke Indonesia bantu tangani karhutla Kalimantan. (@ModJapan_en)
JawaPos.com - Pemerintah Jepang mengakhiri bantuan kemanusiaan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan pada 29 September lalu. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berakhirnya bantuan tersebut tidak serta merta menuntaskan persoalan karhutla.
”Kami juga perlu menegaskan bahwa berakhirnya misi bantuan Jepang tidak berarti seluruh persoalan karhutla telah selesai,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan pada Selasa (13/10).
Berton menegaskan bahwa selama masih ada potensi kebakaran, khususnya di lahan gambut yang sangat mungkin terbakar kembali, upaya pemadaman dan pencegahan tetap harus dilakukan secara konsisten. Dia menegaskan bahwa berakhirnya misi bantuan Jepang karena penugasan sudah selesai.
Selain itu, Indonesia di padang mampu melakukan penanggulangan karhutla secara mandiri. Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi karena dukungan tersebut telah membantu mencegah meluasnya karhutla, khususnya yang terjadi di wilayah Kalimantan.
”Selama bertugas, 3 helikopter CH-47 Chinook Jepang melaksanakan lebih dari 40 operasi pemadaman udara dan menjatuhkan sekitar 220 ton air. Ini merupakan kontribusi yang sangat berarti dalam mendukung operasi pemadaman karhutla di Kalimantan,” jelasnya.
Berton mengungkapkan bahwa misi kemanusiaan Jepang di Indonesia adalah bagian dari kerja sama kemanusiaan kedua negara. Karena itu, pihaknya mengapresiasi Pemerintah Jepang dan seluruh personel yang telah membantu Indonesia.
”Kerja sama ini juga menjadi pengalaman penting dalam memperkuat koordinasi dan kapasitas penanganan bencana kedua negara ke depan,” imbuhnya.
Saat ini, BNPB mencatat masih ada 570 hektare lahan terbakar di 6 provinsi prioritas penanganan karhutla. Rinciannya sebanyak 60,7 hektare di Kalimantan Selatan, 125 hektare di Jambi, 278,8 hektare di Sumatera Selatan, 37,8 hektare di Kalimantan Barat, dan 64,8 hektare di Kalimantan Tengah. Data itu diambil dari Dashboard Informasi Penanganan Karhutla pada pukul 15.57 WIB hari ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022