
Tangkapan layar akun medsos Peneliti Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Media Wahyudi Askar (Istimewa)
JawaPos.com - Peneliti Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Media Wahyudi Askar menyoroti dugaan praktik percaloan dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sorotan tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial Instagram pribadinya @mediaaskar yang menggambarkan aliran anggaran program hingga dugaan keterlibatan broker dalam penunjukan mitra.
Dalam infografik yang diunggahnya anggaran MBG digambarkan mengalir dari Badan Gizi Nasional (BGN) ke rekening virtual atas nama yayasan yang dikelola bersama kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Infografik tersebut mencantumkan anggaran Rp15 ribu per porsi, yang dibagi menjadi Rp10 ribu untuk bahan baku, Rp3 ribu untuk operasional, dan Rp2 ribu untuk insentif mitra fasilitas. Namun, unggahan itu menyoroti dugaan praktik di luar mekanisme resmi. Terutama dalam penunjukan mitra dan pengelolaan fasilitas dapur.
Pada bagian yang membahas broker, infografik yang diunggahnya menyebut adanya pihak perantara yang diklaim memiliki afiliasi dengan partai politik dan penguasa. Mereka digambarkan mengurus perizinan, menjamin keamanan operasional, hingga memperoleh bayaran Rp300–1.000 per porsi, bergantung pada kesepakatan.
Infografik itu juga menyoroti dugaan penunjukan mitra tanpa tender. Disebutkan, sebagian besar penunjukan mitra diduga telah dikondisikan oleh broker di balik layar.
Selain itu, unggahan tersebut menggambarkan adanya dugaan kesepakatan bagi hasil dengan yayasan. Praktik itu disebut berpotensi memengaruhi pengelolaan anggaran yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan dan operasional dapur
Soroti Potensi Dampak terhadap Penerima Manfaat
Infografik tersebut mengaitkan dugaan praktik percaloan dan pengaturan keuntungan dengan risiko berkurangnya anggaran untuk bahan baku maupun operasional dapur.
Menurut gambaran dalam unggahan itu, sebagian SPPG diduga memangkas biaya bahan baku dan operasional untuk memaksimalkan keuntungan. Kondisi tersebut dikaitkan dengan risiko terjadinya kasus keracunan makanan pada penerima manfaat program.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022