
Kubu Jokowi-Ma
JawaPos.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengumpulkan perwakilan tim sukses pasangan calon nomor urut 01 dan 02 terkait munculnya dugaan pelibatan anak dalam kegiatan politik. Pertemuan dilangsungkan di kantor KPAI Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/11).
Anggota KPAI, Jasra Putra mengatakan saat ini pihaknya telah membuka posko pengaduan jika ada rakyat yang melihat pelibatan anak dalam kegiatan politik. Sejauh ini, sudah ada 6 laporan yang masuk, baik laporan secara langsung maupun melalui media sosial.
"Laporan kita sudah ada 6 dari masyarakat. 6 terjadi di kedua belah pihak, kami sedang telusuri," ujar Jasra.
Jasra menuturkan, 6 pelanggaran tersebut terjadi di kegiatan kubu 01 dan 02. Saat ini KPAI tengah menelusuri kebenaran dari laporan tersebut.
Di tempat sama, Ketua KPAI, Susanto menilai bahwa anak harus dilindungi dari kepentingan politik. Mereka harus difokuskan dengan hak-nya terlebih dahulu, yaitu mengenyam pendidikan hingga usia dewasa.
"Isu anak sangat sentral. Merupakan penentu masa depan bangsa. Kedua hari ini kita sepakat bahwa timses terus mengawal bagaimana penyalahgunaan anak dalam polirik dicegah," imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Irfan Pulungan menegaskan bahwa kubu 01 sepakat agar anak tidak dilibatkan dalam kegiatan politik. Oleh karena itu dia mendukung KPAI agar lebih lantang menyuarakan pencegahan.
"Kami berharap KPAI terus sigap, cermat melakukan pengawasan perlindungan terhadap anak, pelibatan terhadap kegiatan politik," sambungnya.
Lebih lanjut Irfan menilai bahwa masalah pelibatam anak dalam politik bisa berdampak buruk pada masa depan bangsa. Sebab, di usia dini anak-anak akan mudah terdoktrin oleh berbagai pemahaman yang coba ditanamkan.
"Masalah ini tidak selesai sekarang, tapi 25 tahun kedepan. Mereka akan jadi pemimpin, kalau hari ini dicekokin dengan radikal tidak menutup kemungkinan nanti mereka tercekoki," jelasnya.
Senada dengan Irfan, Direktur Kelembagaan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ibnu Bilaludin mengatakan, anak-anak harus dihindarkan dari segala jenis anacaman, termasuk doktrin politik praktis. Kubu 02 sepakat anak-anak dilarang keras ikut dalam agenda politik apapun.
"Senada dengan tadi disampaikam pak ketua KPAI, satu hal yang harus digaris bawahi besar-besar yaitu tidak ada korban sikis maupun psikis terhadap anak," tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022