Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Oktober 2020 | 19.15 WIB

Wifi Rumah Eror, Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengatasinya

Ilustrasi: Router Wifi. (Tom - Image

Ilustrasi: Router Wifi. (Tom

JawaPos.com - Sering terganggunya jaringan internet di rumah berbasis koneksi Wifi yang menggunakan perangkat router memang bikin jengkel. Hanya karena masalah sepele itu, sering kali banyak hal jadi terganggu mulai dari pekerjaan, hiburan sampai kegiatan belajar daring yang mungkin terhenti.

Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini dimana masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah, peran Wifi juga makin krusial. Jadi kalau Wifi eror atau terganggu, sudah pasti hal tersebut akan membawa masalah lain oleh penggunanya.

Soal Wifi yang eror atau terganggu, selain karena memang jaringan pusatnya sedang mengalami masalah, bisa juga karena perangkat router rumah kita yang bermasalah. Nah untuk mendeteksi dan menyelesaikan masalah Wifi rumah yang terganggu, berikut JawaPos.com berikan tips mudah mengatasinya.

Analisia masalah awal

Pada tahap ini, Anda perlu mengidentifikasi penyebab spesifik dari masalah tersebut. Apakah benar-benar sinyal Wifi yang bermasalah? Atau mungkin hal lain, seperti kecepatan koneksi yang rendah dari ISP Anda?

Mulailah dengan pemeriksa kecepatan seperti Speedtest.net atau nPerf.com. Jika Anda mendapatkan kecepatan transmisi data yang bagus di dekat router, tetapi buruk di dapur, maka, seperti yang dikatakan orang-orang admin, masalahnya terdapat di pihak Anda. Jika demikian, sekarang saatnya untuk sudut pandang lain menganalisis jaringan Wifi Anda.

Banyak aplikasi yang menentukan kekuatan sinyal jaringan Wifi tersedia untuk semua platform seluler dan desktop. Cukup ketik "penganalisis wifi (wifi analyzer) " di mesin telusur atau toko aplikasi mana pun, dan Anda akan melihat banyak pilihan. Pilih salah satu yang memvisualisasikan hasil untuk membantu Anda membandingkan perspektif.

Lakukan percobaan pertama

Selanjutnya, cobalah bereksperimen dengan posisi router dan sudut antenanya untuk meningkatkan jangkauan. Ini merupakan metode paling sederhana, tidak memerlukan waktu ekstra, uang, atau keahlian khusus namun kadang membantu.

Misalnya, jika router Anda terletak di ceruk atau sudut mati atau sejenis lemari, terutama yang terbuat dari logam, coba pindahkan ke tempat lain. Logam bukanlah teman terbaik Wifii, dan begitu pula pada beton bertulang.

Posisi antena router juga membuat perbedaan besar. Cari posisi terbaik, dan perlu diingat bahwa dalam banyak kasus, posisi terbaik untuk antena router adalah posisi tegak. Dengan cara itu, router Wifi Anda akan mendapatkan jangkauan horizontal terbaik.

Juga periksa untuk melihat apakah ada sesuatu yang menghalangi. Kulkas, misalnya, adalah musuh gelombang radio, dan bukan salah satu barang yang dapat dengan mudah dipindahkan.

Di sisi lain, microwave atau baby monitor - yang beroperasi pada 2,4 GHz dan bersaing untuk mendapatkan frekuensi sama dengan yang digunakan router dapat mengganggu dan jika memang itu sebabnya, pindahkan segera.

Konfigurasi saluran

Wifi beroperasi dalam serangkaian pita sempit, yang disebut saluran, dari spektrum radio. Beberapa saluran tersedia, meskipun jumlah perangkat yang ingin menggunakannya mungkin banyak.

Oleh karena itu, pita paling populer 2,4 GHz dapat tersumbat oleh derau dari jaringan tetangga dan perangkat lain. Pada setiap reboot atau pada waktu yang dijadwalkan, router memilih saluran yang paling bebas dari gangguan. Ini sebanding dengan cara sistem navigasi memilih rute dengan kemacetan paling sedikit.

Router biasanya menangani tugas ini sendiri dengan cukup baik, tetapi mungkin saja untuk diberikan intervensi. Misalnya, Anda dapat mengonfigurasi router untuk mencari saluran tersumbat secara otomatis dengan lebih sering, atau bahkan mengaturnya secara manual.

Tapi hati-hati saat melakukan yang terakhir. Kemacetan spektrum sangat berubah-ubah, karena tidak hanya router Anda, tetapi router tetangga juga terus-menerus dan secara otomatis berpindah saluran.

Beberapa router juga memungkinkan pengguna untuk mengubah kekuatan sinyal Wifi. Periksa setelan router untuk melihat apakah sudah disetel ke nilai maksimum, dan jika tidak, maka itu dapat dilakukan untuk memaksimalkan sinyal Wifi.

Gunakan kabel

Kita sudah sangat terbiasa dengan kenyamanan Wifi sehingga terkadang lupa tentang Ethernet berkabel yang sudah ada sejak lama namun jauh lebih bagus. Menghubungkan melalui kabel seringkali merupakan solusi termudah dan termurah untuk masalah Wifi yang tampaknya tidak ada titik temu.

Menggunakan koneksi kabel dapat memberikan dua manfaat utama, pertama, dapat menyelesaikan masalah di ruangan yang sulit menerima Wifi dan kedua, jika Anda mentransfer setidaknya beberapa perangkat ke kabel, kualitas koneksi nirkabel pada perangkat lainnya cenderung meningkat.

Tentu, Anda tidak dapat menghubungkan ponsel cerdas atau tablet dengan cara ini, tetapi tidak masalah untuk komputer desktop atau TV pintar. Hal ini juga bisa dilakukan untuk mendeteksi jaringan penunjang Wifi apakah bermasalah atau tidak.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=T8ahA-XueWg&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore