Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Agustus 2021 | 23.35 WIB

7 Cara yang Bisa Digunakan Untuk Tingkatkan Engagement Instagram

Kunci kesuksesan dari sebuah akun instagram adalah bisa mendapatkan branding yang baik, hingga kontennya memancing banyak interaksi. - Image

Kunci kesuksesan dari sebuah akun instagram adalah bisa mendapatkan branding yang baik, hingga kontennya memancing banyak interaksi.

JawaPos.com - Media sosial Instagram kini bukan hanya sebagai media pertemanan biasa. Tapi sudah beralih fungsi menjadi etalase atau wadah bagi seseorang atau perusahaan menawarkan dagangannya.

Menurut statistiknya, media sosial Instagram memiliki pengguna aktif bulanan lebih dari 600 juta. Tentunya dengan tingkat keterlibatan tertinggi apabila dibandingkan dengan platform media lain.

Terlebih dengan banyaknya fitur baru Instagram seperti fitur Instagram Reels, instagram Music dan munculnya filter baru. Instgaram Reels mampu menarik perhatian banyak orang, terbukti dengan jangkauannya yang lebih luas daripada foto feed atau story.

Nah, kunci kesuksesan dari sebuah akun instagram adalah bisa mendapatkan branding yang baik, hingga kontennya memancing banyak interaksi. Atau yang dikenal dengan tingginya engagement Instagram. Engagement rate menjadi kunci utama agar sebuah merek bisa 'meledak' alias terkenal.

Engagement rate adalah metriks dasar yang digunakan dalam pemasaran media sosial untuk mengukur kinerja sebuah konten pada platform media sosial. Sedangkan untuk engagement Instagram bisa dilihat dan diukur dari interaksi di akun Instagram berupa likes, comment, share, views, dan repost.

Lantas, bagaimana meningkatkan Engagement Instagram?

Ada banyak cara untuk meningkatkannya. Tidak hanya followers yang dimiliki tetapi pengguna yang lebih luas melalui fitur explore. Berikut ini 7 Cara yang bisa digunakan untuk tingkatkan engagement Instagram.

1. Gunakan Ciri Khas Tersediri

Langkah pertama yang bisa membantu tingkatkan engagement instagram adalah dengan menggunakan ciri khas tersendiri. Tentunya ini tidak hanya terpaku pada satu model, melainkan bisa bermain pada pemilihan kata hingga pemilihan warna atau sampai ke tahap jenis engle foto yang digunakan. Tidak masalah menjadi sedikit berbeda daripada akun yang lain, daripada berada di zona nyamana dengan mengikuti konsep orang lain. Kalaupun ingin mengikuti, maka gunakan metode ATM yakni Amati Tiru dan Modifikasi.

2. Ajak Followers Untuk Interaksi

Karena tingkat engagement Instagram dipengaruhi oleh interaksi, maka perlu membangun interaksi antara pemilik akun dengan followers. Caranya ada banyak, misalkan dengan menanyakan bagaimana pendapat followers. Cara ini bisa dengan konten foto, video atau melalui caption yang digunakan. Atau salah satu cara sederhananya adalah melalui instastory, ceritakan sesuatu kemudian berikan challenge seperti polling hingga Q&A dan arahkan ke postingan yang ingin diramaikan. Teknik ini bisa dibilang lumayan bekerja.

3. Tidak Keliru Memilih Hastag

Apakah hastag berpengaruh untuk meningkatkan engagmenet instagram? Beberapa marketer mangatakan masih berpengaruh dan ada juga yang bilang tidak berpengaruh. Makanya beberapa marketer biasanya menyarankan untuk melakukan riset hastag karena penggunaan hastag dalam postingan bisa membantu meningkatkan engagement. Tetapi tetap harus memperhatikan baik dan buruknya hastag yang digunakan, hal ini untuk menjaga citra akun.

4. Konsisten Posting

Ini yang terkadang sulit untuk diterapkan, karena merasa bahwa satu postingan saja sepi peminat apalagi dengan banyak postingan. Padahal sebenarnya teknik ini adalah trik untuk bisa mengetahui kira-kira konten seperti apa yang paling cocok dan berpotensi untuk ramai. Jika sudah menemukan jenis atau pola postingan, maka akan lebih mudah untuk tingkatkan engagement instagram.

5. Memilih Waktu Posting yang Tepat

Kapan tepatnya jam sibuk bagi setiap akun? Untuk hal ini, Kita bisa menentukannya sendiri. Ini bisa dilakukan uji coba dengan memposting konten di jam-jam tertentu. Tujuannya tentu untuk dianalisis nantinya. Dari insight, kita nantinya bisa mempelajari pada jam berapa followers melihat feed dan Instagram Story. Di waktu tersebut dengan insight tertinggi besar kemungkinan bisa dimanfaat sebagai salah satu jadwal posting. Cara ini tentunya bisa disebut sebagai cara untuk menganalisis perkembangan akun instagram. Setiap akun tentunya tidak memiliki jam sama mengenai kapan engagement-nya naik.

6. Gunakan Fitur Reels dan Instastory

Fitru reels instagram ini menjadi fitur yang lumayan menjanjikan untuk mendapatkan impresi. Karena jangkauannya lumayan luas, terlebih jika lihai memilih mana musik yang akan digunakan. Dalam metode ini, kita bisa mempelajari reels seperti apa yang ramai, maka kita bisa memanfaatkan sound-nya untuk membuat video.

Untuk instastory, seperti yang dijelaskan di poin sebelumnya bahwa bisa menggunakan fitur polling atau Q&A hingga stiker untuk tingkatkan engagement instagram. Tirk ini terbilang ampuh, karena bisa tembus hingga 5 kali lipatnya penonton story biasa. Ini juga bisa untuk meningkatkan interaksi dan pastinya bakalan bisa membantu menaikan engagement akun instagram.

7. Menggunakan Jasa Komentar di RajaKomen.com

Karena engagement instagram dipengaruhi oleh interaksi, baik itu like, komentar, share, save hingga repost, maka menggunakan jasa komentar dari rajakomen bisa menjadi solusi. Terutama pengusaha online yang ingin meningkatkan penjualannya. Walaupun hanya mendapat 20 komen, tetapi hasil viewnya meningkat beberapa kali dari biasanya, bahkan bisa ribuan view.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore