Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Agustus 2023 | 22.15 WIB

Cegah Pengguna dari Kemungkinan Pelecehan, Instagram Luncurkan Fitur Baru Pembatasan DM

 

Ilustrasi: Instagram luncurkan fitur baru untuk layanan DM mereka yang diklaim bisa melindungi pengguna dari pesan yang berbahaya. (TechCrunch).

 
JawaPos.com - Instagram kembali meluncurkan fitur baru yang bertujuan untuk melindungi para pengguna mereka. Fitur baru ini diklaim telah dirancang untuk lebih melindungi pengguna dari gambar dan video yang tidak diinginkan pada DM atau Direct Message mereka.
 
Peluncuran resmi datang beberapa minggu setelah Instagram mulai menguji fitur tersebut. Dengan fitur baru ini, orang yang ingin mengirim permintaan DM ke orang yang tidak mengikutinya akan menghadapi dua batasan baru. 
 
Pertama, dari pada dapat mengirim permintaan DM dalam jumlah tak terbatas kepada seseorang yang tidak mengikuti Anda, kini Anda hanya dapat mengirim satu pesan kepada mereka. Anda hanya dapat terus mengirimi mereka DM setelah mereka menyetujui permintaan Anda untuk melanjutkan obrolan. 
 
 
Kedua, undangan DM sekarang terbatas hanya teks, yang berarti Anda hanya dapat mengirim gambar, video, atau voice note kepada seseorang yang tidak mengikuti Anda setelah mereka menerima permintaan Anda untuk mengobrol.
 
Instagram mengatakan dengan pembatasan baru ini, orang tidak akan lagi menerima gambar atau video yang tidak diinginkan dari pengguna yang tidak mereka ikuti, orang asing juga tidak akan dapat mengirimi mereka pesan berulang kali dan diharapkan bisa melindungi pengguna dari upaya pesan yang berpotensi melecehkan.
 
Raksasa media sosial (medsos) di bawah Meta itu mencatat bahwa fitur baru ini akan sangat bermanfaat bagi wanita khususnya. Hal ini karena mereka sering menerima foto telanjang yang tidak diminta di DM mereka.
 
Cindy Southworth, Kepala Keamanan Wanita di Meta, dalam sebuah pernyataan email menjelaskan, melalui peluncuran fitur baru ini, pihaknya ingin orang-orang merasa percaya diri dan memegang kendali saat mereka membuka kotak masuk DM mereka. 
 
“Itulah mengapa kami menguji fitur baru yang berarti orang tidak dapat menerima gambar, video, atau banyak pesan dari seseorang yang tidak mereka ikuti, sampai mereka menerima permintaan untuk mengobrol. Kami berterima kasih atas feedback yang kami dengar dari komunitas kami, dan kami akan terus mendengarkan untuk menemukan cara membantu semua orang merasa lebih aman di Instagram," kata Cindy.
 
Fitur DM baru bergabung dengan pembatasan Instagram yang ada yang dirancang untuk melindungi pengguna dari penyalahgunaan dan kontak yang tidak diinginkan. Aplikasi ini memiliki pengaturan "Kata Tersembunyi" di mana permintaan DM yang berisi kata, frasa, dan emoji ofensif secara otomatis dikirim ke folder tersembunyi. 
 
Sementara itu, melansir TechCrunch, Instagram juga memiliki fitur "Batas" yang melindungi pengguna dari lonjakan tiba-tiba komentar atau permintaan DM yang tidak diinginkan. Selain itu, Instagram menampilkan pengaturan "Batasi" yang memungkinkan Anda mengawasi pelaku intimidasi dengan cara yang lebih halus, jika Anda tidak ingin langsung memblokirnya. 
 
Setelah Anda membatasi pengguna, komentar apa pun yang mereka tinggalkan di kiriman Anda hanya akan terlihat oleh mereka, dan mereka tidak akan tahu bahwa tidak ada orang lain yang dapat melihatnya. Selain itu, setiap DM yang mereka kirim akan masuk ke folder permintaan DM Anda.
 
Tentu saja, Anda juga selalu dapat memblokir seseorang sehingga mereka tidak dapat lagi mengirimi Anda pesan. Saat Anda memblokir pengguna, Anda memiliki opsi untuk memblokir akun lain yang mereka miliki atau mungkin terus dibuat untuk melindungi diri Anda dengan lebih baik.
 
 
 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore