
Ilustrasi polemik IGRS. (Diskominfo Kubu Raya).
JawaPos.com - Polemik terkait kejanggalan rating usia pada game di platform Steam kini memasuki babak baru. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengurai masalah dalam penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) yang ramai disorot publik.
Langkah ini diambil setelah ditemukan sejumlah kasus klasifikasi yang dinilai tidak masuk akal. Salah satunya adalah game PUBG: Battlegrounds yang justru mendapat rating 3+, sementara game Upin & Ipin Universe dikategorikan untuk usia 18+.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menyebut kondisi ini sebagai sesuatu yang 'sangat aneh' dan perlu ditelusuri secara serius.
“Ini sangat janggal, makanya kami lakukan investigasi untuk mengetahui apakah permasalahannya ada di internal Komdigi atau dari pihak Steam,” ujar Sonny di Jakarta, Selasa (7/4).
Komdigi menegaskan investigasi tidak dilakukan secara tertutup. Pemerintah membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari komunitas gamer, asosiasi, hingga pelaku industri game nasional.
Pendekatan ini diharapkan mampu mengidentifikasi akar masalah secara komprehensif, baik dari sisi sistem, mekanisme penilaian, hingga implementasi di platform distribusi digital global seperti Valve Corporation sebagai pengelola Steam.
Di tengah polemik yang berkembang, Steam telah lebih dulu mengambil tindakan dengan menurunkan (take down) label rating IGRS dari game-game di platformnya. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kebingungan pengguna.
Menurut Sonny, pihak Steam juga sedang melakukan investigasi internal dan akan mengumumkan hasilnya setelah proses selesai.
“Sekarang sudah tidak ada lagi rating yang janggal karena sudah diturunkan oleh Steam sambil mereka melakukan investigasi,” jelasnya.
Sebagai informasi, IGRS merupakan sistem klasifikasi usia resmi di Indonesia yang dirancang untuk melindungi konsumen serta membantu orang tua dalam memilih game yang sesuai bagi anak.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
