
SPG GIIAS BSD City 2019 - Dery Ridwansah/JawaPos.com
JawaPos.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) membuat keputusan untuk kelanjutan Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2020. Hasilnya, untk GIIAS Surabaya batal digelar tahun ini, sedangkan GIIAS BSD City tetap berlanjut.
Meski tetap menggelar GIIAS di BSD City, Kabupaten Tangerang, Gaikindo memastikan protokol kesehatan diberlakukan secara ketat.
Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan, keputusan membatalkan GIIAS Surabaya adalah sebagai bentuk kepedulian pelaku industri otomotif terhadap pesebaran pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya di Surabaya.
“Sebuah keputusan berat bagi kami untuk membatalkan penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2020 karena industri otomotif saat ini telah siap untuk mulai bangkit kembali. Namun, kesehatan masyarakat khususnya di Jawa Timur tetap menjadi prioritas. Sehingga dengan satu suara Gaikindo mengambil keputusan ini” ujar Yohannes Nangoi dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Kamis (16/7).
Kendati GIIAS Surabaya batal, Yohannes memastikan untuk GIIAS BSD City tetap berlangsung. Hal itu sebagai bentuk dorongan pada industri otomotif Indonesia.
“Kami akan tetap berupaya mendukung pemulihan industri otomotif skala nasional dengan berlangsungnya GIIAS 2020 di BSD-City. Karena kami yakin penyelenggaraannya menjadi momentum yang sangat tepat untuk Industri otomotif," imbuh dia.
Ketua penyelenggara pameran GIIAS Rizwan Alamsjah menegaskan, penundaan GIIAS di Surabaya dan kota lain bukan karena ketidaksiapan penyelenggara. Melainkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap angka penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya.
“Sebagai tindakan pencegahan pandemi Covid-19 menjadi semakin luas kami memutuskan untuk lebih fokus mempersiapkan di GIIAS 2020, di BSD-City. Agar seluruh peserta bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik” ungkap Rizwan yang juga Ketua III Gaikindo itu.
Rizwan mengatakan, dalam pelaksanaan GIIAS 2020 ini, pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ketentuan itu berlaku untuk seluruh pengunjung, peserta, dan seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pameran. Yakni meliputi lokasi pameran, para pekerja stand, penyedia makanan, hingga penyedia transportasi.
“Protokol kesehatan sedang dipersiapkan bersama, kami ingin semua pihak melakukan persiapan dengan detail baik dari pihak penyelenggara maupun para peserta," tandasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
