
Photo
JawaPos.com - Pemilik tak jarang memilih untuk mencuci sendiri sepeda motornya di rumah. Banyak alasan yang mendasarinya. Meski begitu, mencuci sepeda motor kesayangan tetap tidak boleh sembarangan. Tetap ada cara dan aturannya. Tentunya agar tidak hanya bersih dan kinclong, tapi sepeda motor juga awet.
Disadari atau tidak beberapa hari belakangan ini kondisi cuaca di Indonesia sedang tidak menentu, siang hari panas dan sering kali setelah panas justru tiba-tiba mendung dan hujan. Pastinya kondisi tersebut membuat sepeda motor menjadi lebih cepat kotor.
Sepeda motor yang bersih tidak hanya membuat pemilik merasa lebih nyaman dan percaya diri. Mencuci sepeda motor secara rutin juga bisa membantu menjaga komponen mesin tetap awet. Main Dealer Yamaha PT. Lautan Teduh (Lampung) membagikan tips untuk mencuci motor sendiri di rumah.
Persiapkan Alat Alat yang Dibutuhkan
Banyak alat-alat yang simpel dan mudah dicari apabila hendak mencuci sepeda motor di rumah seperti ember penampung air, kain microfiber untuk menjaga bodi motor tidak baret. Jika tidak ada, bisa menggunakan kain yang memiliki permukaan halus, minimal dua lembar.
Siapkan juga shampoo khusus motor, sikat besar untuk mencuci ban, sikat kecil atau sikat gigi untuk menjangkau celah-celah yang sempit. Lalu selang air agar dapat mudah menyiram atau mencuci motor. Namun, jika tidak ada bisa menggunakan gayung dengan cara disiram.
Cuci dengan Air Bersih saat Kondisi Mesin Dingin
Cara pertama yang harus dilakukan dalam memulai mencuci motor adalah membilas dengan air bersih. Namun, perlu diingat bahwa saat akan mencuci motor, harus benar-benar memastikan bahwa kondisi mesin dalam keadaan dingin. Karena kondisi mesin yang panas dan langsung terkena air akan membuat kerusakan pada blok mesin dan pangkal knalpot.
Selain karena faktor komponen motor, mesin yang masih panas juga berisiko melukai tangan ketika mencuci. Untuk itu, alangkah lebih baiknya jika menunggu sejenak agar mesin dingin.
Bersihkan Bagian Bawah, Lalu ke Bodi
Sebelum mulai mencuci, pastikan barang-barang di bagian bagasi sudah diambil semua. Cara terbaik saat mencuci yaitu dengan menyemprotkan air terlebih dahulu pada bagian kaki-kaki sepeda motor, misalnya ban, spakbor, velg, dan bodi sektor bawah, lalu baru bodi bagian atas.
Dengan disemprotkannya air bertekanan rendah akan membuat pasir-pasir yang menempel rontok. Setelah bagian bawah selesai, mulai mencuci menggunakan shampoo khusus motor dari bagian atas ke bawah secara berulang.
Gunakan Sikat untuk Bagian yang Sulit Dijangkau
Untuk beberapa area sulit dijangkau, usahakan untuk menggosoknya menggunakan sikat. Anda bisa menggunakan sikat gigi bekas yang dinilai lebih mudah untuk menjangkau bagian yang sulit.
Ini merupakan cara efektif untuk menyentuh bagian pada sela-sela yang sulit dijangkau. Atau, cara lain yang bisa kamu lakukan dengan menggunakan kuas kecil untuk membersihkan kotoran dari ruang sempit, area-area yang perlu digosok berulang kali, atau komponen mesin sensitif. Gunakan kuas kaku untuk membersihkan kotoran pada ban dan roda.
Jangan Sampai Ada Sisa Sabun
Setelah semua bagian motor selesai dicuci dengan shampoo motor dan disikat, lakukan pembilasan. Usahakan untuk menggunakan selang agar lebih mudah membilas bagian-bagian tertentu. Seperti sela-sela atau ruang sempit yang sebelumnya sempat digosok dengan kuas kecil atau sikat tadi.
Pastikan semua bagian telah terbilas dengan merata dan pastikan tidak ada sabun yang tertinggal. Karena, bisa menimbulkan flek atau bercak. Hindari juga untuk menyemprotkan atau menyiram dengan tekanan tinggi di bagian rantai motor. Hal ini agar pelumas yang melapisi rantai tidak rontok sehingga mengurangi performa rantai.
Selain itu, air juga akan berisiko menimbulkan karat yang membuat rantai mudah putus. Cara tepat membersihkan rantai yaitu dengan mencampur sabun cuci anti minyak yang dicampurkan dengan bensin. Percikkan ke rantai, kemudian sikat dengan sikat gigi secara merata. Setelah selesai, berikan pelumas rantai hingga merata.
Keringkan dengan Kanebo atau Lap Microfiber
Bila sudah dibilas dan dirasa sudah bersih, keringkan motor dengan lap lembut atau kain kanebo yang sifatnya menyerap air. Jangan mengeringkan motor dengan cara mendiamkan saja. Apalagi dijemur di bawah terik matahari langsung. Pasalnya, air bilasan tadi bisa memicu timbulnya bercak atau flek jika terkena panas atau angin. Bahkan, tak menutup kemungkinan juga akan muncul jamur juga.
Maka dari itu, disarankan untuk mengeringkannya dengan menggunakan kanebo atau lap kering lembut yang sifatnya menyerap air. Sehingga, tidak ada air yang tertinggal saat mengeringkannya.
Cuci Sepeda Motor Sesusai Kebutuhan
Interval atau jarak mencuci motor disesuaikan dengan kebutuhan. Kalau motor sering dipakai harian dianjurkan harus sering dicuci terutama saat hujan minimal seminggu sekali. Karena jika air hujan dibiarkan sampai kering dikhawatirkan membuat cat motor lebih cepat kusam.
Lain hal jika tinggal dan beraktivitas di pesisir pantai. Air laut tidak hanya membuat bodi motor kusam, tapi juga bisa membuat komponen di motor yang berbahan besi jadi karatan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
