JawaPos.com - Salah satu pendukung faktor kenyamanan berkendara terutama untuk handling sepeda motor ketika melakukan manuver dan pengendalian pada sepeda motor adalah komponen hand grip. Komponen tersebut berada di kiri dan kanan setang kemudi sepeda motor.
Komponen ini harus memiliki material bahan yang kuat dan tahan gesekan serta memiliki tekstur yang diperlukan supaya hand grip tidak licin. Sehingga pengendara bisa mengontrol penuh sepeda motor tanpa kendala dan juga tetap stabil.
Selain itu, handgrip juga menjadi salah satu pendukung faktor estetika desain yang membuat tampilan sepeda motor menjadi lebih keren dan proporsional secara visual.
Hand grip yang digunakan pada sepeda motor pada umumnya terdiri dari dua jenis, diantaranya hand grip standar yang memang menjadi bawaan dari pabrik.
Hand grip ini memiliki desain yang sangat umum, terkecuali untuk model special biasanya memiliki motif atau warna yang berbeda menyesuaikan model sepeda motor tersebut.
Sedangkan satunya lagi adalah hand grip aftermarket atau berupa aksesoris yang banyak tersedia untuk menyesuaikan kebutuhan masing-masing pengendara, termasuk untuk yang gemar melakukan modifikasi.
Nah, hand grip jenis ini tentunya memiliki desain motif, warna dan juga bahan jenis yang beragam. Diantaranya.
Hand Grip Karet
Material yang sangat umum digunakan pada setiap model hand grip baik tipe standar maupun aksesori. Bahan yang ringan, lentur, tidak licin tapi kuat dan tahan dari gesekan ini juga memiliki banderol harga yang relatif murah. Sehingga menjadi pilihan favorit para pengguna sepeda motor.
Hand Grip Spons
Hand grip jenis ini biasanya digunakan sebagai tambahan aksesoris yang dipasang menutupi hand grip standar bawaan sepeda motor. Selain sebagai pendukung tampilan, hand grip spons juga memiliki bahan yang ringan, bisa menyerap keringat dan empuk sehingga lebih nyaman dan efektif menahan getaran di bagian setang kemudi.
Sayangnya hand grip jenis ini memiliki bahan yang tidak terlalu kuat, sehingga mudah rusak dan juga rentan terkena gesekan. Terlebih lagi, hand grip jenis ini berpotensi bahaya, karena material yang licin ketika basah sehingga menghambat atau membuat kendali gas tidak presisi atau tidak berputar dengan baik.
Hand Grip Alumunium
Material alumunium atau bahan metal lainnya yang digunakan tentunya tidak semua digunakan untuk komponen hand grip, tapi menjadi kombinasi antara hand grip model karet, plastik atau spons yang dipadukan dengan aksesori tambahan baik dibagian permukaan atau juga dibagian ujung samping atau berfungsi sebagai bandul/jalu stang.
Sama seperti bagian lainnya pada sepeda motor, hand grip juga harus mendapat perawatan rutin. Periksa jika ada kerusakan, maka harus mendapat pergantian terutama pada bagian hand grip yang menyatu dengan hanfat gas/throttle.