JawaPos.com - Seringkali kawula muda, anak remaja punya keinginan untuk tampil beda dengan mobil kesayangannya. Sampai saat ini, sedan masih jadi pilihan di era gempuran cumi darat dan SUV atau MPV ladder frame ngebul.
Atau buat yang bujet pas-pasan tapi ingin punya mobil, sekadar nggak kehujanan dan kepanasan, salah satu pilihannya mungkin cocok meminang mobil ini. Dia adalah Timor, cikal bakal Mobil Nasional era 1990-an silam yang sayangnya, nafasnya tidak berumur panjang.
Di marketplace jual-beli mobil bekas, sedan Timor dipasarkan cuma seharga motor matik. Ada yang dijual mulai harga belasan juta samaoi paling mahal di Rp 35 jutaan. Benar-benar cuma seharga motor, kan?
Mobil tersebut juga sudah tergolong canggih pada zamannya, ada yang sudah mengenakan mesin DOHC. Timor yang berbasis dari sedan Kia juga kala itu bisa jadi pesaing Honda Civic, Toyota Corolla, dan sedan compact sejenis lainnya.
Bahkan, eksistensi Timor masih bisa dilihat hingga kini. Komunitasnya cukup aktif dan solid. Penanganan mobilnya juga terbilang gampang dan bukan tipe mobil yang gampang rewel, kasarnya, mekanik angkot juga bisa benerin mobil Timor ini.
Sebagai informasi juga, PT Timor Putra Nasional (TPN), umumnya dikenal sebagai Timor, adalah produsen mobil Indonesia yang beroperasi antara tahun 1996 dan 2000 yang awalnya dibentuk oleh pengusaha Tommy Soeharto.
Perusahaan ini didirikan sebagai tanggapan atas Instruksi Presiden (Inpres) mengenai pengembangan industri mobil nasional. Pemerintah Indonesia kemudian menunjuk TPN sebagai 'perintis mobil nasional'.
Selama beroperasi, TPN mengimpor mobil-mobil buatan Kia Motors dari Korea Selatan, baik melalui jalur impor utuh maupun impor kit. Sayang, TPN harus mengakhiri operasinya setelah Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memutuskan bahwa program mobil nasional tidak sesuai dengan aturan WTO.
'Timor' merupakan singkatan dari Tenaga/Teknologi Industri Mobil Rakyat, meskipun beberapa sumber mengatakan nama Timor juga dipilih sebagai penghormatan kepada Pulau Timor yang saat itu masih dikuasai oleh Indonesia karena pendudukan Timor Timur masih berlangsung, sedangkan 'Putra Nasional' berarti 'putra bangsa'.
Seri Timor S5 adalah rangkaian produk pertama yang dirilis oleh TPN. Berbasis dari Kia Sephia, 'S' adalah singkatan dari sedan sedangkan '5' adalah pengenal untuk membedakannya dengan produk yang dibatalkan di masa depan, seri Timor S2. Modelnya terdiri dari S515 (SOHC karburator), S515i (DOHC, injeksi), dan S516i LE (edisi terbatas, dilisensikan oleh Prodrive) sama-sama menggunakan mesin turbo.
Dibandingkan dengan Kia Sephia, seri Timor S5 dilengkapi dengan fitur yang lebih sedikit untuk memangkas harga. Tidak ada opsi transmisi otomatis, airbag atau ABS yang dimiliki Sephia versi global. Kemudian, sempat juga ada beberapa seri wagon SW516i.
Mobil tersebut diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas oleh New Armada, perusahaan karoseri yang berbasis di Magelang, Jawa Tengah. Berbasis sedan S516i, model ini tergolong langka, tetapi saat itu resmi dijual di dealer Timor. TPN berencana memproduksi 50 SW516i, namun hanya 30 yang terealisasi.