Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Desember 2024, 01.50 WIB

Penjualan Positif, Toyota Makin Pede Bawa Hilux Rangga di Pasar Komersial

Acara test drive Toyota All New Hilux Rangga, di Surabaya, Jumat (13/12). (Agfi Sagittian/Jawapos) - Image

Acara test drive Toyota All New Hilux Rangga, di Surabaya, Jumat (13/12). (Agfi Sagittian/Jawapos)

JawaPod.com - Jadi pemain baru di segmen kendaraan komersial, Toyota All New Hilux Rangga mendapat respons positif dari pasar. Setelah diperkenalkan pada bulan Agustus 2024 dan resmi dijual mulai Oktober 2024, produk tersebut mencatatkan pemesanan sekitar 2.000 unit. Toyota pun makin optimistis untuk terjun dan menggarap pasar kendaraan komersial.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy menegaskan, angka penjualan tersebut di luar ekspektasi. Sebab, Anton menegaskan, awalnya produk tersebut ditargetkan hanya mencapai penjualan 400 unit per bulan.

"Karena kita kan pemain baru setelah sekian lama kijang pickup sudah tidak ada, kita hanya menargetkan sekitar 400-an per bulan. Jadi, saya rasa demand cukup bagus," ujar Anton, di sela-sela acara test drive Toyota All New Hilux Rangga, di Surabaya, Jumat (13/12).

Mengingat segmen Toyota All New Hilux Rangga adalah kendaraan komersial, Toyota punya proyeksi positif terhadap penjualan di daerah. "Saya sudah bicara dengan teman-teman di Jawa Timur, mereka sangat optimis karena produk ini memberikan sesuatu yang berbeda dan juga ternyata disukai oleh masyarakat. Tentu harapannya tahun depan penjualan akan naik dan penjualan mobil komersial bisa naik juga," beber Anton.

Persentase penjualan Toyota All New Hilux Rangga disebut berimbang antara tipe bensin dan diesel. TAM optimistis penjualan Hilux Rangga akan terus tumbuh seiring dengan kebutuhan kendaraan komersial yang beranekaragam di Indonesia. Terlebih, mobil ini memiliki beberapa faktor yang diunggulkan.

Anton menjelaskan, faktor pertama adalah dari desain yang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kedua, Hilux Rangga menggendong mesin yang tangguh dan efisien.

Selanjutnya, faktor ketiga, sambung Anton, Hilux Rangga mudah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan konsumen. "Banyak potensi pada produk ini, yang bisa dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia," urai Anton.

Terpisah, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan bahwa selama dan pasca pandemi Covid-19, berbagai tantangan muncul di industri kendaraan komersial. Prospek kendaraan komersial diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan peningkatan ekonomi dan membaiknya kondisi berbagai macam industri.

"Market share kendaraan komersial mulai bangkit di tahun 2021 dengan 227.396 unit. Tahun berikutnya juga meningkat sekitar 16,3 persen dan pada akhir tahun ini, penjualan kendaraan komersial diprediksi akan mencatatkan hasil positif," tegasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore