Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2025, 19.30 WIB

Masyarakat Perlu Tahu, Ini Ciri-cirinya Mobil Bekas yang Odometernya Resetan, Kilometer Rendah Tapi Palsu!

Ilustrasi: Mobil bekas banyak diburu konsumen. (RianAlfianto/JawaPos.com). - Image

Ilustrasi: Mobil bekas banyak diburu konsumen. (RianAlfianto/JawaPos.com).

JawaPos.com - Salah satu pertimbangan ketika membeli mobil bekas yaitu jarak yang sudah ditempuh mobil tersebut yang bisa dilihat pada angka odometer. Mobil dengan jarak tempuh minim lebih banyak diincar dibandingkan mobil capek alias km tinggi.
 
Meski begitu, odometer pada layar MID dapat direset menjadi kecil. Tak semua pedagang mobil bekas jujur, selalu ada saja sosok jahat yang mengincar kelengahan konsumen ini. Caranya adalah dengan odometer reset atau diputar merupakan salah satu kecurangan umum pada transaksi mobil bekas. 
 
Apalagi saat ini menjelang Lebaran, banyak orang cari mobil bekas untuk keperluan mudik, bersilaturahmi di momen Idul Fitri. Kesempatan ini jelas sangat rentan dimanfaatkan oleh oknum-oknum pedagang nakal untuk meraup keuntungan, menjual mobil tidak berkualitas, kilometer sudah tinggi, namun dijual mahal.
 
Odometer atau odograf sendiri merupakan fitur yang mengukur jarak tempuh kendaraan dengan satuan kilometer. Misal, bila odometer tertulis angka 30520, artinya mobil telah mencapai jarak tempuh 30.520 km. 
 
Alat ini membantu pemilik mobil mengetahui waktu yang tepat untuk servis mobil dan melihat permasalahan mobil yang berhubungan dengan jarak tempuh. Di samping itu, odometer juga membantu menentukan apakah mobil dalam kondisi capek. 
 
Mulai dari memeriksa cluster odometer hingga mencermati komponen mobil inilah cara mengetahui odometer reset atau diputar dilansir dari Ibid Astra. 
 
Periksa Cluster Odometer
 
Langkah awal untuk mengecek apakah odometer reset atau diputar yaitu memeriksa bagian fisik odometer. Bila mobil menggunakan odometer analog, muncul bekas lecet yang menandakan pernah diputar. 
 
 
Sementara odometer digital diputar menggunakan software sehingga dashboard perlu dibongkar. Bila terdapat bekas solderan atau congkelan pada bagian cluster odometer, bisa jadi odometer pernah diubah. 
 
Sesuaikan dengan Tahun Keluaran Mobil
 
Selanjutnya, hitung kilometer/tahun dan tahun rilis mobil. Mobil yang rutin dikendarai bisa menempuh jarak 15.000–20.000 km/tahun, sementara mobil yang jarang digunakan sekitar 10.000 km.
 
Misalnya, mobil bekas yang kamu beli awal tahun 2023 adalah keluaran tahun 2020. Jika rutin digunakan, jarak tempuhnya bisa mencapai 45.000–60.000 km. 
 
Namun bila hanya mencapai 10.000–20.000, tanyakan pola pemakaian mobil. Selain itu, jika mobil jarang digunakan, tanyakan apakah mobil tetap menjalani servis berkala mobil. 
 
Cek Usia ban Mobil
 
Cara mengetahui odometer reset selanjutnya yaitu dengan memeriksa usia ban mobil. Anda patut waspada apabila km masih rendah namun tahun produksi ban sudah cukup tua.
 
Ban mobil umumnya diganti 3 tahun sekali. Tapi sebelumnya, ban perlu dirotasi setiap 6 bulan, 10.000 km untuk penggunaan normal, atau 5.000 km untuk penggunaan dengan kecepatan tinggi. 
 
Biasanya tahun produksi ban dan mobil tidak berbeda jauh. Tak hanya itu, pastikan ban berasal dari pabrikan atau masih asli ban bawaan atau tidak.
 
Lihat Buku Servis 
 
Keaslian odometer juga bisa dicek melalui buku servis yang mencatat aktivitas servis beserta kilometer mobil, misalnya ganti oli dan ganti suku cadang. Bila kilometer pada odometer tidak sesuai dengan catatan servis, Anda patut mencurigainya.
 
 
Selain itu, jangan mudah mempercayai gantungan ganti oli yang ada di setir mobil. Pasalnya, tersedia gantungan kosongan yang bisa diisi sesuai keinginan. Untuk memastikan keaslian catatan servis, jangan ragu untuk menghubungi bengkel mobil yang bersangkutan. 
 
Cermati Komponen Mobil
 
Cara mengetahui odometer mobil reset atau diputar yang terakhir yaitu melihat komponen mobil yang sering disentuh atau digunakan. Semakin lama penggunaan mobil, semakin kusam tampilan komponennya.
 
Hal ini bisa dilihat pada panel berlapis cat atau berbahan soft touch kulit jeruk. Misalnya, cat pada head unit atau konsol pintu dan tekstur jeruk pada setir, tuas transmisi, dan arm rest. 
 
Di samping itu, lampu depan mobil yang sering terpapar panas akan menguning seiring waktu pemakaian mobil. Jadi, bila angka kilometer pada odometer masih rendah, bisa dipastikan odometer mobil reset atau diputar.
 
Waspadai potensi manipulasi odometer dengan mempelajari tips mengetahui odometer mobil reset atau diputar di atas. Lakukan inspeksi secara menyeluruh untuk memastikan kondisi aktual mobil bekas. 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore