Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Juli 2025 | 23.29 WIB

Tangki Bensin Motor Bisa Bocor karena Embun, Ini 6 Cara Efektif Mencegahnya

ilustrasi bensin (Freepik/Freepik) - Image

ilustrasi bensin (Freepik/Freepik)

JawaPos.com - Meskipun tidak terlihat secara langsung, tangki bensin motor adalah komponen penting yang bisa mengalami kerusakan serius jika tidak dirawat dengan benar. 

Salah satu masalah umum yang sering terjadi adalah kebocoran tangki akibat proses kondensasi atau terbentuknya embun di dalam tangki. 

Hal ini sering terjadi pada motor yang jarang digunakan atau disimpan di tempat yang lembab. Embun yang mengendap dapat memicu karat, yang dalam jangka panjang bisa menyebabkan kebocoran dan mengganggu kinerja motor. 

Untungnya, ada 6 langkah pencegahan sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menjaga tangki tetap awet dan bebas dari risiko bocor seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Isi Tangki secara Penuh sebelum Disimpan

Kondensasi di dalam tangki bensin biasanya terjadi karena adanya ruang kosong yang berisi udara lembab. Ketika suhu berubah, uap air di dalam ruang kosong tersebut akan mengembun dan menempel di dinding tangki. 

Untuk menghindarinya, biasakan mengisi tangki bensin hingga penuh, terutama jika motor tidak akan digunakan dalam waktu lama. Dengan mengurangi ruang kosong, potensi terbentuknya embun bisa ditekan secara signifikan.

2. Hindari Menyimpan Motor di Tempat Lembab atau Terbuka

Faktor lingkungan sangat berpengaruh terhadap kondisi tangki. Menyimpan motor di tempat terbuka yang terkena hujan atau di lokasi yang lembab seperti garasi tertutup tanpa ventilasi bisa mempercepat pembentukan embun di dalam tangki. 

Oleh karena itu, pastikan motor disimpan di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Untuk perlindungan ekstra, kamu juga bisa menggunakan cover motor yang berkualitas untuk menjaga suhu sekitar tetap stabil dan mengurangi kelembaban.

3. Rutin Cek Seal dan O-Ring pada Tutup Tangki

Tutup tangki motor biasanya dilengkapi dengan seal atau O-ring yang berfungsi sebagai pelindung dari masuknya udara dan air. Jika komponen ini retak, getas, atau aus, maka udara lembab bisa lebih mudah masuk dan memperbesar risiko kondensasi. 

Pastikan kamu memeriksa kondisi seal secara berkala, dan segera ganti jika ditemukan tanda-tanda kerusakan agar tangki tetap tertutup rapat dan kedap udara.

4. Lakukan Pembersihan Tangki secara Berkala

Tangki bensin yang jarang dibersihkan bisa menampung endapan kotoran atau sisa bahan bakar yang berisiko memicu karat. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengurasan tangki secara rutin, terutama pada motor yang tidak sering digunakan. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore