
Komponen CV joint (Constant Velocity Joint) pada Lepas L8 yang mengalami masalah patah. (dok. katadata)
JawaPos.com - Kasus Lepas L8 menjadi pengingat bahwa di era digital, satu insiden kecil bisa berdampak besar terhadap citra merek. Bagi Lepas, ini bukan hanya soal perbaikan teknis, tetapi juga ujian dalam membangun kepercayaan konsumen di Indonesia apalagi merek baru yang memberikan kesan pertama.
Brand premium yang berada di bawah naungan Chery Group mengalami kendala teknis pada bagian kaki-kaki atau as roda saat sesi test drive bersama media di Indonesia.
Insiden ini cepat menyebar luas di berbagai platform digital karena menyangkut aspek krusial sebuah kendaraan yaitu daya tahan dan kualitas produk.
Apalagi, kejadian terjadi dalam kondisi pengujian awal oleh media, yang seharusnya menjadi momen unjuk performa terbaik.
Banyak warganet mempertanyakan kesiapan produk sebelum dipasarkan secara luas, terutama untuk segmen premium yang biasanya menjual keunggulan kualitas dan teknologi.
Meskipun akhirnya pihak Lepas Motor Indonesia memberikan pernyataan bahwa kejadian tersebut merupakan kasus individual dan tidak mencerminkan keseluruhan kualitas produksi massal.
Akan tetapi sekelas merek yang mumpuni, masalah quality control dan kehati-hatian dalam mengenalkan produk harusnya menjadi garda terdepan.
Perusahaan juga menegaskan bahwa unit yang mengalami masalah telah ditangani dan dilakukan evaluasi menyeluruh. Langkah ini diklaim sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas produk sebelum sampai ke tangan konsumen. Kita lihat saja!
Produk Chery Juga Sempat Bermasalah
Chery Omoda 5 yang dimiliki konsumen di Malaysia tiba-tiba mengalami patah as roda belakang saat digunakan dan tanpa mengalami benturan.
Dalam kejadian ini pihak Chery Malaysia memberikan klarifikasi bahwa ditemukan kesalahan kalibrasi alat las di pabrik yang melakukan pengerjaan (vendor).
"Setelah penyelidikan komprehensif, vendor melaporkan bahwa masalah ini disebabkan oleh peningkatan fasilitas (pabrik) di mana ujung mesin las otomatis yang sudah usang diganti dengan ujung las baru. Penggantian ujung las yang baru mengakibatkan kesalahan kalibrasi pada peralatan," kata Presiden Chery Auto Malaysia Lee Wen Hsiang.
Dampak ke Kepercayaan Konsumen
Insiden ini berpotensi memberi dampak langsung terhadap persepsi konsumen, terutama di tahap awal pengenalan merek.
Dalam industri otomotif, kesan pertama sangat menentukan. Ketika sebuah produk mengalami gangguan teknis di depan publik, terlebih saat diuji media, hal tersebut dapat memicu keraguan terhadap: Durabilitas kendaraan dalam penggunaan sehari-hari, Kualitas kontrol produksi (quality control), Kesiapan produk sebelum distribusi massal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022