
Petugas mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta. Pertamina kembali menaikkan harga tiga jenis produk BBM non subsidi. Harga BBM yang naik yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, serta Pertamax Turbo (RON 98). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
JawaPos.com-Kenaikan harga BBM nonsubsidi di tengah dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah mendorong sebagian pengguna kendaraan mempertimbangkan penghematan, termasuk dengan mengganti atau mencampur (mengoplos) jenis bahan bakar.
Namun, pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan bahwa langkah tersebut berisiko terhadap performa hingga keawetan mesin.
Menurut Yannes, mengganti BBM beroktan lebih tinggi ke yang lebih rendah dapat berdampak langsung pada kinerja kendaraan.
’’Risiko utama mengganti jenis BBM beroktan lebih rendah pada kendaraan adalah mesin menjadi panas berlebih, tenaga drop drastis, dan konsumsi BBM justru meningkat,” ujarnya, Senin (20/4).
Ia menambahkan, dalam jangka 10.000–20.000 km, kondisi ini dapat memicu penumpukan deposit karbon di ruang bakar dan injektor. Dampaknya, mesin mengalami idle kasar, akselerasi tersendat, serta emisi menjadi lebih kotor.
Risiko ini disebut semakin besar pada kendaraan dengan spesifikasi tinggi. Yannes menjelaskan, kendaraan sport dengan turbo atau rasio kompresi tinggi lebih rentan mengalami keausan komponen internal mesin, seperti ring piston, jika menggunakan BBM yang tidak sesuai spesifikasi.
Selain mengganti jenis BBM, praktik mencampur bahan bakar seperti Pertamax Turbo dengan Pertamax, misalnya, juga tidak disarankan. ’’Tidak disarankan mencampur Pertamax Turbo dengan Pertamax biasa, sebab kedua jenis BBM ini memiliki komposisi aditif, densitas, dan karakteristik pembakaran berbeda,” kata Yannes.
Ia menjelaskan bahwa campuran dua jenis BBM dapat menghasilkan oktan yang tidak stabil. Dalam jangka menengah, kondisi ini memicu degradasi performa, pembakaran tidak merata, hingga knocking sporadis (suara ketukan pada mesin kendaraan yang terjadi secara tidak teratur).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
