Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Juni 2025 | 01.29 WIB

Trauma Masa Lalu Bisa Picu Pelecehan Seksual Anak, ini Kata Psikolog Unair

Ilustrasi pelecehan seksual anak. (Freepik) - Image

Ilustrasi pelecehan seksual anak. (Freepik)

JawaPos.com - Meski zaman sudah modern, anak dan perempuan masih dikategorikan sebagai kelompok rentang. Mereka kerap menjadi sasaran korban kekerasan seksual yang terus berulang.

Beberapa waktu lalu, kasus pelecehan seksual dilakukan pemilik panti asuhan di Surabaya berinisial NK, 61 tahun, terhadap anak asuhnya yang masih di bawah umur. Aksi keji ini ia lakukan selama tiga tahun terakhir.

Terbaru, seorang bocah yang masih duduk di kelas 6 SD di Sragen hamil 7 bulan setelah diperkosa ayah tirinya berinisial AT. Ironisnya, ibu korban mengetahui kejadian itu, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa.

Berdasarkan data Simfoni PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak) Kementerian PPPA, terhitung 1 Januari 2025 hingga saat ini (realtime), kasus kekerasan seksual terhadap anak mencapai 62,8 persen. 
 
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair), Ike Herdiana menilai pelecehan seksual terhadap anak merupakan isu yang serius dan kompleks, karena melibatkan banyak sekali faktor.

"Seperti riwayat trauma kekerasan seksual di masa lampau, lalu kurangnya pendidikan seksual dan lingkungan sosial yang tidak aman juga dapat menjadi pendorong munculnya perilaku tersebut," tutur Ike, Sabtu (21/6).

Tidak hanya anak sebagai korban, Ike juga menyoroti beberapa kasus di mana anak menjadi pelaku pelecehan seksual, seperti kasus yang belakangan ramai, seorang bocah 8 tahun di Bekasi mencabuli empat orang balita.

Dalam hal ini, Ike menyarankan pelaku dan korban untuk mendapat intervensi ahli. Pendampingan psikologis bagi keluarga juga dinilai penting demi tumbuh kembang anak dan terciptanya lingkungan aman dalam waktu lama.

“Kenali tanda-tanda awal pelecehan, awasi interaksi anak dengan orang lain, batasi dan pantau akses teknologi. Jangan langsung menghakimi anak karena mereka akan takut dan berbohong di kemudian hari," tukas Ike.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore