
Guru Besar ITS, Prof. Doty Dewi mengubah limbah aluminium menjadi listrik ramah lingkungan. (Humas ITS)
JawaPos.com - Di tengah kebutuhan energi bersih yang terus meningkat, Guru Besar ITS Surabaya, Prof. Doty Dewi Risanti berhasil mengubah limbah aluminium menjadi listrik ramah lingkungan.
Prof. Doty menjelaskan, penggunaan energi konvensional menimbulkan berbagai dampak ekologis. Sementara itu, ketergantungan pada bahan baku primer memicu sumber daya menipis dan menghasilkan limbah industri.
“Sayangnya, limbah industri dalam jumlah besar ini tidak didaur ulang secara optimal, sehingga menyebabkan penurunan kualitas material yang seharusnya dapat dikelola dengan lebih efektif,” ujar Prof. Doty, Selasa (16/6).
Berangkat dari persoalan tersebut, ia memanfaatkan limbah aluminium melalui proses fisika-metalurgi untuk menghasilkan gas hidrogen sebagai sumber listrik yang lebih efektif sekaligus mendukung ekonomi sirkular.
Menurutnya, pendekatan itu memungkinkan material digunakan kembali tanpa mengalami penurunan kualitas. Bahkan, proses tersebut berpotensi meningkatkan mutu material sehingga mendukung siklus energi tertutup.
Aluminium dipilih karena memiliki potensi besar sebagai sumber energi. Material tersebut mempunyai kerapatan energi tinggi, tersedia melimpah di dunia, serta dapat didaur ulang secara berkelanjutan.
Prof. Doty menilai Indonesia berpeluang beralih dari sistem daur ulang berbasis peleburan sederhana menuju daur ulang sirkular yang lebih maju dengan memanfaatkan unsur logam yang selama ini terabaikan.
“Hal ini dapat memastikan bahwa penggunaan ulang material tidak menurunkan kualitas. Namun, kendalanya terletak pada lapisan natural oksida pasif alumina yang perlu dibuka untuk dapat melepaskan energi," imbuhnya.
Prof. Doty juga menjelaskan, tidak seluruh limbah dapat diproses melalui metode peleburan konvensional. Sisa limbah yang tidak terolah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku penghasil energi.
Lulusan RWTH Aachen University, Jerman tersebut menerangkan bahwa teknologi yang dikembangkannya memanfaatkan reaksi antara aluminium dan air untuk menghasilkan gas hidrogen sebagai sumber energi.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
