
LABSPROJECT 2026 bertajuk EVOCRIA (Every Child's Voyage of Creation), pentas seni tahunan SMA Labschool Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com - Ribuan penonton memadati Istora Senayan pada Sabtu (11/7), menyaksikan LABSPROJECT 2026 bertajuk EVOCRIA (Every Child's Voyage of Creation). Menghadirkan Raisa, Kahitna, Reality Club, Andre Taulany and Friends (ATF), Nidji, serta penampilan spesial dari dance collective Moluccan Soul, pentas seni tahunan SMA Labschool Jakarta ini kembali menjadi salah satu festival pelajar terbesar di Jakarta.
Di balik kemegahan dan kemeriahan panggung, LABSPROJECT 2026 merupakan hasil pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan 281 siswa kelas XI angkatan Candrakala Ravidanta SMA Labschool Jakarta yang selama berbulan-bulan mempersiapkan seluruh rangkaian acara. Mulai dari merancang konsep festival, menjalin kerja sama dengan sponsor dan media, berkoordinasi dengan manajemen artis, menyusun strategi promosi, hingga mengelola operasional penyelenggaraan acara.
Tahun ini, LABSPROJECT mengusung tema EVOCRIA: Every Child's Voyage of Creation, sebuah ajakan untuk kembali menemukan imajinasi, kreativitas, dan keberanian berkarya. Tema tersebut lahir dari keyakinan bahwa setiap anak memiliki perjalanan kreatifnya masing-masing. Perjalanan yang dimulai dari mimpi, ditempa melalui proses, dan pada akhirnya melahirkan karya yang bermakna.
Selain penampilan musisi nasional, LABSPROJECT juga menjadi panggung bagi kreativitas siswa melalui homeband, fashion show x band, penampilan ekstrakurikuler, modern dance, hingga berbagai special performance yang dirancang dan diproduksi sendiri oleh para siswa.
Bagi SMA Labschool Jakarta, LABSPROJECT lebih dari sekadar festival tahunan. Melalui penyelenggaraan acara ini, para siswa mengasah kemampuan kepemimpinan, kolaborasi, komunikasi, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, serta tanggung jawab dalam mengelola sebuah kegiatan berskala besar.
Kepala SMA Labschool Jakarta Badru Zaman mengatakan, keberhasilan LABSPROJECT tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari proses belajar yang dijalani para siswa.
”Hari ini masyarakat menyaksikan sebuah pentas seni yang meriah di atas panggung. Namun bagi kami, pencapaian sesungguhnya adalah proses yang telah dijalani para siswa selama berbulan-bulan. Mereka belajar memimpin, bekerja sama, menghadapi tantangan dan bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang mereka ambil. Pengalaman seperti inilah yang menjadi bagian penting dari pendidikan di SMA Labschool Jakarta,” tutur Badru Zaman.
Ketua Pelaksana LABSPROJECT 2026 Laode Faz Karabiasa menambahkan, proses mempersiapkan festival justru menjadi pengalaman paling berharga bagi seluruh panitia.
”Tidak ada satu pun dari kami yang pernah menyelenggarakan festival sebesar ini sebelumnya. Semua kami pelajari bersama. Kami belajar bahwa ide yang baik tidak akan berarti tanpa kerja sama, disiplin, dan keberanian mengambil tanggung jawab,” papar Laode Faz Karabiasa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
