Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2026 | 00.29 WIB

Mendikdasmen Sarankan PJJ di Banten dan Lampung, Antisipasi Erupsi Anak Krakatau

Petugas Dishub DKI mengimbau dan membagikan masker saat CFD Jakarta Minggu (6/9), imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. (Istimewa) - Image

Petugas Dishub DKI mengimbau dan membagikan masker saat CFD Jakarta Minggu (6/9), imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meminta satuan pendidikan di Banten dan Lampung melaksanakan pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

hal itu tidak lepas dari kondisi udara yang tidak sehat imbas erupsi gunung Anak Krakatau yang dampaknya terasa sampai hari ini, Minggu (6/9).

PJJ menjadi opsi yang bisa diterapkan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan warga sekolah.

Mu'ti mengatakan, kebijakan pembelajaran di wilayah terdampak bencana mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Terkait dengan layanan pendidikan dan kegiatan pembelajaran di daerah-daerah terdampak, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengacu pada Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019 dan petunjuk teknisnya, serta Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pembelajaran dalam Situasi Darurat,” kata Abdul Mu'ti dalam konferensi pers daring, Minggu (6/9).

Selain ketentuan tersebut, Kemendikdasmen telah menyiapkan panduan implementasi pendidikan kebencanaan.

Panduan ini dapat digunakan pemerintah daerah dan satuan pendidikan sebagai rujukan ketika mengambil kebijakan pendidikan di tengah kondisi darurat, termasuk saat terjadi bencana vulkanik.

“Kami juga telah menerbitkan panduan implementasi pendidikan kebencanaan sebagai pedoman praktis bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan, yang itu dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah, bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan terkait terjadinya bencana, termasuk bencana vulkanik Anak Gunung Krakatau,” ujarnya.

Menurut Mu'ti, aspek perlindungan terhadap warga sekolah harus menjadi pertimbangan utama selama kondisi darurat berlangsung.

Penyesuaian kegiatan belajar juga dapat dilakukan berdasarkan kondisi kualitas udara di masing-masing wilayah.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore