Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Mei 2026 | 19.48 WIB

Ancaman Ebola di Piala Dunia 2026, Timnas DR Kongo Terancam Tak Boleh Masuk Amerika Serikat

Timnas DR Kongo terancam tak bisa masuk ke Amerika Serikat dalam keikutsertaan mereka di Piala Dunia 2026 apabila tak mengindahkan kebijakan berikut ini. (givemesport) - Image

Timnas DR Kongo terancam tak bisa masuk ke Amerika Serikat dalam keikutsertaan mereka di Piala Dunia 2026 apabila tak mengindahkan kebijakan berikut ini. (givemesport)

JawaPos.com - Andrew Giuliani, Direktur Eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia 2026, telah mengungkapkan satu negara mungkin tidak akan diizinkan masuk ke Amerika Serikat musim panas ini.

Piala Dunia 2026 hanya tinggal tiga minggu lagi dan akan menjadi yang terbesar hingga saat ini, dengan rekor 48 negara yang berkompetisi untuk memperebutkan trofi terbesar di dunia sepak bola. Namun, partisipasi berbagai tim telah dipertanyakan dalam beberapa bulan terakhir.

Sebagian besar hal itu disebabkan tindakan Donald Trump, termasuk memulai perang dengan Iran. Namun, sebuah negara yang mengejutkan kini berada dalam kekacauan total hanya beberapa minggu sebelum pertandingan pertama mereka. Mereka bahkan mungkin tidak diizinkan masuk ke tanah Amerika.

Kekacauan Piala Dunia 2026 untuk Negara Afrika

Republik Demokratik Kongo telah diberitahu bahwa mereka harus mengisolasi diri selama 21 hari atau mereka tidak akan diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026. Tim tersebut saat ini sedang berlatih di Belgia untuk mempersiapkan dua pertandingan persahabatan pra-turnamen.

Menurut Giuliani, FIFA telah memberi tahu negara Afrika tersebut bahwa mereka harus menjaga (zona aman) selama tiga tahun ke depan setelah wabah Ebola:

"Kami telah sangat jelas kepada Kongo bahwa mereka harus menjaga integritas gelembung (zona aman) mereka selama 21 hari sebelum mereka dapat datang ke Houston pada 11 Juni."

"Kami juga telah menjelaskan dengan sangat jelas kepada pemerintah Kongo, bahwa mereka perlu menjaga gelembung itu atau mereka berisiko tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. Kami tidak bisa lebih jelas lagi."

"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada yang akan masuk atau mendekati perbatasan kami di sini. Jika ada orang lain yang akan datang, mereka perlu memiliki gelembung terpisah dari tim tersebut. Jika mereka akhirnya datang, dan salah satu dari orang-orang itu menunjukkan gejala, mereka berisiko membahayakan seluruh tim untuk dapat datang dan berkompetisi di Piala Dunia ini," tambahnya.

Jenis Ebola langka yang dikenal sebagai Bundibugyo dikonfirmasi Pemerintah Kongo pekan lalu. Lebih dari 600 kasus yang diduga telah menyebabkan lebih dari 130 kematian, mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menyatakan hal itu sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore