Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2026 | 02.58 WIB

Harga Transport Mahal, Timnas Jerman Sediakan Bus Gratis untuk Suporter di Piala Dunia 2026

Timnas Jerman sediakan transportasi gratis untuk suporter. (DFB/Max Galys) - Image

Timnas Jerman sediakan transportasi gratis untuk suporter. (DFB/Max Galys)

JawaPos.com - Para pemain tim nasional Jerman menyediakan transportasi gratis kepada para suporternya untuk menuju laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026. Inisiatif itu diambil untuk membantu meringankan beban biaya perjalanan suporter yang dinilai sangat tinggi selama turnamen di Amerika Serikat.

Pada laga terakhir, Jerman dijadwalkan menghadapi Ekuador di New Jersey. Saat ini, tiket bus untuk perjalanan dari pusat kota New York ke lokasi pertandingan dibanderol sekitar 20 dolar AS (sekitar Rp 359 ribu). Sementara itu, perjalanan pulang-pergi menggunakan kereta New Jersey Transit mencapai 98 dolar AS (sekitar Rp 1,7 juta), jauh lebih mahal dibandingkan tarif normal.

Dilansir dari The Athletic, Gubernur New Jersey Mikie Sherrill menyatakan bahwa kenaikan harga itu disebabkan keputusan FIFA yang tidak menanggung biaya transportasi suporter selama Piala Dunia. Sherrill juga membela kebijakan menaikkan harga transportasi umum sebagai langkah untuk melindungi pembayar pajak lokal.

Kondisi itu berbeda dengan yang dilakukan pemerintah Jerman saat Piala Eropa 2024 yang menggratiskan transportasi kereta lokal bagi pemegang tiket pertandingan. Para suporter Jerman pun merasa terbebani dengan tingginya biaya akomodasi yang diperlukan di Piala Dunia 2026.

Menanggapi situasi tersebut, sejumlah pemain senior dalam skuad asuhan Julian Nagelsmann pun mengambil inisiatif untuk membantu suporter. Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) lalu menginformasikan anggota kelompok suporter resmi yang telah terdaftar bahwa tim akan menyediakan layanan bus shuttle gratis khusus untuk pertandingan melawan Ekuador.

Transportasi itu disiapkan untuk sekitar empat ribu suporter. Para penggemar yang berminat pun diminta mendaftar melalui situs resmi DFB. Jika jumlah pendaftar melebihi kuota, pemilihan peserta akan dilakukan secara acak dengan pemberitahuan paling lambat pada 11 Juni 2026.

Langkah yang diambil skuad Jerman melalui DFB itu diharapkan dapat mempererat hubungan antara tim dan para pendukungnya. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir hubungan itu sempat merenggang setelah performa mengecewakan Jerman di Piala Dunia 2018 dan 2022 yang tersingkir di fase grup. Kegagalan itu sempat membuat minat suporter datang ke stadion turun, termasuk penurunan signifikan dalam jumlah pemirsa televisi.

Namun, situasi mulai membaik sejak penunjukan Julian Nagelsmann sebagai pelatih pada 2023. Nagelsmann berhasil membawa Jerman mencapai perempat final Piala Eropa 2024 sebelum dikalahkan oleh Spanyol yang kemudian menjadi juara. Meski hasil pertandingan dalam dua tahun terakhir masih beragam, suasana di sekitar tim dinilai jauh lebih positif.

Inisiatif penyediaan transportasi gratis itu pun mendapat sambutan positif dari suporter dan media lokal yang memuji langkah para pemain sebagai bentuk nyata kepedulian dan upaya membangun kembali kedekatan dengan penggemar.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore