
Timnas Jerman, kekuatan, disiplin, dan gaya main solid di piala dunia. (Istimewa)
JawaPos.com - Julukan Der Panzer selama ini cukup melekat di telinga pecinta sepak bola Indonesia ketika menyebut Timnas Jerman. Kata tersebut identik dengan kekuatan, disiplin, dan gaya bermain Jerman yang solid.
Namun, belakangan muncul pandangan bahwa penggunaan julukan itu sebenarnya tidak lagi tepat, bahkan dianggap kurang sensitif terhadap sejarah. Istilah panzer merujuk pada tank militer Jerman yang digunakan pada era Perang Dunia II.
Tank ini menjadi simbol kekuatan militer Jerman pada masa itu, termasuk di era Nazi yang hingga kini menjadi periode kelam yang sangat dihindari untuk diangkat kembali oleh masyarakat Jerman modern.
Di Jerman, julukan resmi untuk tim nasional mereka sebenarnya adalah Die Mannschaft yang berarti The Team. Meski terdengar sederhana, sebutan ini justru lebih merepresentasikan identitas kolektif sepak bola Jerman tanpa embel-embel militer atau sejarah perang.
Menariknya, istilah Der Panzer bukan berasal dari media Jerman, melainkan lebih banyak berkembang di luar negeri, termasuk Indonesia sejak era 1990-an.
Saat itu, media olahraga lokal kerap memberikan julukan-julukan kreatif seperti Tim Samba untuk Brasil atau Tim Tango untuk Argentina. Dari situ, Der Panzer ikut populer dan melekat hingga sekarang.
Baca Juga:Gianni Infantino Buka Suara soal Wasit Somalia Ditolak AS, Singgung Wewenang Tuan Rumah Piala Dunia
Beberapa pemain asing asal Jerman yang pernah bermain di Indonesia seperti Hanno Behrens dan pelatih Thomas Doll bahkan sempat menunjukkan rasa heran ketika melihat atribut atau spanduk yang mengaitkan Jerman dengan tank Panzer.
Bagi mereka, asosiasi tersebut terasa asing karena tidak digunakan secara resmi di negara asalnya.
Seiring perubahan zaman dan meningkatnya kesadaran sejarah, sebagian pengamat menilai sudah saatnya publik mulai menggunakan sebutan yang lebih netral dan sesuai konteks.
Terlebih, sejak performa Timnas Jerman naik-turun dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan julukan Die Mannschaft juga mulai jarang terdengar bahkan di media internasional.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
