
Hwang In-Beom jadi bintang kemenangan Korea Selatan 2-1 atas Republik Ceko di Piala Dunia 2026. (ig @worldcup__2026)
JawaPos.com - Nama Hwang In-beom tidak hanya dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik Korea Selatan saat ini. Bagi warga Daejeon, kota tempat dia lahir dan memulai karir sepak bolanya, Hwang memiliki arti yang jauh lebih besar.
Loyalitas dan kontribusinya kepada klub masa kecilnya membuat Hwang In-beom mendapat julukan khusus, yakni The Son of Daejeon atau Putra Daejeon. Julukan tersebut bukan semata karena kemampuan Hwang di atas lapangan.
Sejak awal karir profesionalnya bersama Daejeon Citizen, pemain berusia 29 tahun itu dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat dengan klub dan masyarakat kota tersebut. Salah satu momen yang paling dikenang terjadi pada 2018.
Setelah membantu Korea Selatan meraih medali emas Asian Games di Jakarta, Hwang membuat keputusan yang mendapat banyak pujian. Dia mendatangi kantor Wali Kota Daejeon dan menyerahkan donasi 60 juta won atau sekitar Rp 700 juta pada nilai tukar saat itu. Dana tersebut berasal dari seluruh gaji dan bonus selama menjalani wajib militer sambil bermain untuk Asan Mugunghwa.
Hwang kemudian mendedikasikan uang itu untuk program kesejahteraan masyarakat serta pengembangan fasilitas asrama atlet muda di Daejeon. Setahun kemudian, kontribusinya kembali terasa bagi klub masa kecilnya. Pada 2019, Hwang menyelesaikan transfer ke klub MLS, Vancouver Whitecaps.
Kepindahan tersebut memberikan pemasukan penting bagi Daejeon Citizen yang saat itu sedang menghadapi kesulitan finansial. Bagi banyak pendukung Daejeon, Hwang bukan hanya mantan pemain berbakat yang sukses menembus level internasional. Dia dianggap sebagai sosok yang tidak melupakan akar dan terus memberikan dampak positif bagi klub yang membesarkan namanya.
Baca Juga:Top Skor Copa Libertadores 2026, Alex Arce Siap Tampil di Piala Dunia dan Pindah ke Liga Turki
Kini, karir Hwang terus berkembang di Eropa. Bersama Feyenoord, gelandang tim nasional Korea Selatan itu menjelma menjadi salah satu pemain paling penting di lini tengah.
Kemampuannya mengatur tempo permainan, distribusi bola yang akurat, serta konsistensinya membuatnya menjadi andalan tim asal Rotterdam tersebut. Performa impresif Hwang juga mendapat pengakuan. Dia tercatat telah tiga kali meraih penghargaan Feyenoord Player of the Month serta dua kali masuk dalam Eredivisie Team of the Month.
Di tengah kesuksesannya di Eropa, kisah Hwang In-beom tetap menjadi contoh bahwa seorang pesepak bola bisa dikenang bukan hanya karena prestasi di lapangan, tetapi juga karena kepedulian dan loyalitas kepada tempat yang membesarkan dirinya. Itulah alasan mengapa hingga hari ini, Hwang tetap dikenal sebagai Putra Daejeon.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022