
Foto pelatih Timnas Uruguay Marcelo Bielsa viral karena tidak menatap kamera. (@deportes24ar/X).
JawaPos.com - Pelatih tim nasional Uruguay Marcelo Bielsa akhirnya angkat bicara terkait momen viral saat sesi pemotretan resmi FIFA menjelang Piala Dunia 2026 yang terlihat enggan menatap kamera. Bielsa menegaskan bahwa sikap itu bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan karena sang pelatih merasa tidak memiliki kewajiban untuk bersikap seperti seorang model.
Pelatih berusia 70 tahun itu menuai perhatian di media sosial setelah video dirinya yang terus menunduk selama sesi foto pra-turnamen tersebar luas. Menanggapi hal itu, Bielsa memberikan jawabannya usai laga pembuka Uruguay yang berakhir imbang 1-1 melawan Arab Saudi pada Selasa (16/6) di Miami.
“Saya tidak perlu memberikan penjelasan apa pun. Foto itu diambil sebagaimana adanya. Saya bukan model, jadi saya tidak punya jawaban untuk itu,” ujar Bielsa. Sang pelatih bahkan mempertanyakan mengapa hal itu harus dipermasalahkan.
“Apakah saya juga harus menjelaskan mengapa saya tidak menatap orang yang sedang berbicara sekarang? Tidak ada penjelasan yang perlu diberikan,” tambahnya dalam konferensi pers yang dikutip dari ESPN.
Menariknya, Bielsa sempat kembali membahas insiden itu tanpa diminta. Bielsa menilai ada batasan dalam hal-hal yang perlu dijelaskan kepada publik. “Saya pikir ada batasan tentang apa yang harus kita jelaskan. Jika saya melihat ke atas atau ke bawah, apakah semuanya harus dijelaskan? Ada situasi yang memang tidak perlu penjelasan. Kami tidak punya kewajiban untuk bertindak seperti model. Saya tidak melakukan kesalahan apa pun,” tegasnya.
Di sisi lain, Bielsa mengaku tidak puas dengan performa timnya saat menghadapi Arab Saudi. Meskipun Uruguay tampil dominan secara statistik dengan 27 percobaan tembakan dan 10 di antaranya tepat sasaran, mereka kesulitan memaksimalkan peluang, terutama di babak pertama.
Uruguay bahkan tertinggal 0-1 di babak pertama sebelum akhirnya menyamakan kedudukan melalui gol Maxi Araujo pada menit ke-80. Bielsa menilai timnya hanya bermain optimal di separuh waktu pertandingan.
“Saya pikir kami gagal menang karena tidak mampu menampilkan versi terbaik kami. Kami memiliki kesempatan untuk bermain seperti di babak kedua sejak awal, tetapi hanya melakukannya dalam setengah pertandingan,” ujarnya.
Bielsa juga menambahkan bahwa perubahan permainan di babak kedua menunjukkan potensi tim yang sebenarnya.
“Permainan berubah di babak kedua. Kami memiliki lebih banyak opsi, pergerakan tanpa bola lebih baik dan mampu menciptakan situasi. Namun, itulah sepak bola. Kadang dengan sedikit peluang bisa mencetak gol dan kadang dengan banyak peluang tidak berhasil,” jelas Bielsa.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
