
Aljazair ajukan keluhan resmi ke FIFA terkait insiden Lionel Messi. (@LARGOESPN/X).
JawaPos.com - Aljazair secara resmi mengajukan keluhan kepada FIFA terkait insiden pelanggaran yang melibatkan Lionel Messi pada Jumat (19/6). Pasalnya, dalam laga antara Aljazair melawan Argentina pada Rabu (17/6), wasit diduga memberikan penilaian yang tidak adil terhadap pelanggaran yang terjadi.
Dalam surat yang dikirimkan ke komisi wasit FIFA, Aljazair secara khusus menyoroti insiden pada babak pertama ketika Messi terlihat menginjak betis kapten Aljazair Aissa Mandi dari belakang. Pendukung Aljazair sontak meminta wasit mengeluarkan kartu merah, tetapi sang penyerang tidak mendapatkan hukuman apa pun. Messi justru melanjutkan pertandingan dan tampil gemilang dengan mencetak hattrick yang memastikan kemenangan telak Argentina 3-0.
Selain insiden itu, Aljazair juga memprotes kejadian lain pada babak kedua. Gelandang Argentina Alexis Mac Allister diduga menyikut wajah pemain Aljazair Ibrahim Maza dalam laga Grup J yang berlangsung di Kansas City. Namun, insiden itu kembali luput dari sanksi wasit.
Dilansir dari Reuters, pertandingan saat itu dipimpin oleh wasit asal Polandia Szymon Marciniak. Marciniak disebut berada sangat dekat, sekitar satu meter dari lokasi insiden ketika Mac Allister tampak melakukan body check dengan siku terangkat. Marciniak sendiri merupakan pemimpin final Piala Dunia 2022 di Qatar saat Argentina mengalahkan Prancis lewat adu penalti.
Aljazair juga mempertanyakan kinerja tim VAR yang dipimpin oleh kompatriot Marciniak, Tomasz Kwiatkowski. Aljazair menilai keputusan-keputusan penting dalam pertandingan tidak ditangani secara optimal. Insiden yang melibatkan Messi pun akhirnya memunculkan perdebatan luas di media sosial. Banyak penggemar mempertanyakan apakah status bintang yang dimiliki Messi ikut memengaruhi keputusan wasit.
Sorotan terhadap keputusan wasit itu sebelumnya juga datang dari pelatih Afrika Selatan Hugo Broos. Broos membandingkan insiden Messi dengan hukuman yang diterima pemainnya, Themba Zwane yang mendapatkan kartu merah dan tambahan larangan bermain tiga pertandingan usai laga melawan Meksiko.
Baca Juga:Perjalanan Matheus Cunha: Dari Lapangan Futsal Brasil hingga Menjadi Bintang Manchester United
“Saat saya melihat apa yang terjadi dengan Messi, saya tidak setuju, tentu saja tidak, dengan apa yang terjadi pada pemain saya. Pemain Meksiko menghalangi pemain saya dan Themba hanya mencoba melewatinya dengan meletakkan lengannya di bahu lawan. Hanya itu yang dia lakukan,” ujar Broos.
“Dan Anda mendapat kartu merah untuk itu lalu hukuman tiga pertandingan? Maaf, tetapi itu terlalu berlebihan. Saya tidak ingin Messi mendapat kartu merah, karena pemain dengan kualitas seperti dia harus berada di lapangan seperti yang Anda lihat saat melawan Aljazair, tetapi apa perbedaan antara itu dan yang dilakukan Zwane?” Lanjut Broos. Sementara itu, Argentina dijadwalkan menghadapi Austria di Dallas pada Selasa (23/6), sedangkan Aljazair akan bertemu Yordania di San Francisco dalam laga berikutnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
