
Kiper Curacao Eloy Room melakukan 15 penyelamatan gemilang saat menahan imbang Ekuador 0-0 pada laga Grup E Piala Dunia 2026. (FIFA)
JawaPos.com - Kiper Curacao Eloy Room menjadi pahlawan saat menahan imbang timnas Ekuador 0-0 pada laga Grup E Piala Dunia 2026. Bermain di depan 68.598 penonton, penjaga gawang berusia 37 tahun itu mencatatkan 15 penyelamatan dan membantu Curacao meraih poin pertama dalam sejarah penampilan mereka di ajang Piala Dunia.
Hasil tersebut terasa seperti kemenangan bagi Curacao. Negara kecil berpenduduk sekitar 156 ribu jiwa itu sukses meredam gempuran timnas Ekuador yang melepaskan 27 tembakan sepanjang pertandingan piala dunia.
Sejak menit-menit awal, Eloy Room sudah menunjukkan kelasnya di bawah mistar. Pada menit ketiga, dia melakukan penyelamatan krusial saat menggagalkan peluang emas Enner Valencia yang sudah berhadapan satu lawan satu.
Momen tersebut menjadi titik balik pertandingan. Jika gol tercipta, Curacao berpotensi kembali mengalami malam sulit seperti saat dihajar Jerman 1-7 pada laga pembuka.
Room terus bekerja keras sepanjang pertandingan. Berbagai peluang berbahaya Ekuador berhasil dimentahkan melalui refleks cepat dan penempatan posisi yang nyaris sempurna. Penampilan luar biasa itu membuat mantan bek Arsenal sekaligus analis BBC Sport, Martin Keown, sampai berseloroh membutuhkan kalkulator untuk menghitung jumlah penyelamatan yang dilakukan sang kiper.
"Berikan tepuk tangan, Room. Benar-benar luar biasa. Jumlah penyelamatannya, kau hampir saja mengeluarkan kalkulator di akhir pertandingan untuk menghitungnya," ujar Keown.
Menurut Keown, daftar penyelamatan Room terasa seperti tidak ada habisnya. Dia menilai refleks kiper Curacao tersebut tampil di level tertinggi dan seolah ditakdirkan menjaga gawangnya tetap perawan sepanjang laga.
Catatan 15 penyelamatan yang dibuat Room bukan sekadar statistik biasa. Berdasar data Opta, tidak ada kiper lain yang mampu mencatat lebih banyak penyelamatan dalam waktu normal 90 menit sejak pencatatan data dimulai pada 1966.
Jumlah tersebut menyamai rekor yang sebelumnya pernah dibuat Tim Howard saat membela Amerika Serikat melawan Belgia pada Piala Dunia 2014. Bedanya, Howard tetap kebobolan dua kali pada babak tambahan waktu. Sementara itu, Room berhasil mempertahankan clean sheet hingga peluit akhir berbunyi.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
