
Gianni Infantino akan serahkan trofi Piala Dunia 2026 bersama Donald Trump. (@gianni_infantino/Instagram)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan akan ikut menyerahkan trofi kepada juara Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung di New Jersey pada 20 Juli. Kabar itu dikonfirmasi Presiden FIFA Gianni Infantino.
Meski berlangsung di tiga negara, Infantino belum memberi informasi lebih lanjut apakah Presiden Kanada dan Meksiko turut serta dalam seremoni itu. Dalam pernyataan di acara Fox & Friends pada Selasa (23/6), Gianni Infantino mengungkapkan bahwa penyerahan trofi kali ini akan berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Trofi Piala Dunia akan diserahkan secara bersama oleh Trump dan Infantino kepada kapten tim juara yang menandai perubahan dari protokol FIFA dalam beberapa turnamen terakhir.
Pada Piala Dunia 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar, trofi diserahkan Presiden FIFA tanpa keterlibatan kepala negara. Namun, untuk edisi 2026, Infantino menegaskan bahwa dirinya akan berbagi momen tersebut dengan Presiden Amerika Serikat.
“Kami akan bersama Presiden Trump menikmati final dan tentu saja menyerahkan trofi kepada pemenang secara bersama-sama,” ujar Infantino.
Keputusan untuk melibatkan Trump dalam seremoni penyerahan trofi tidak lepas dari pengalaman sebelumnya yang sempat menuai kontroversi. Pada ajang Piala Dunia Antarklub 2025 di New Jersey, Trump diizinkan menyerahkan trofi kepada kapten Chelsea, Reece James, setelah tim itu mengalahkan Paris Saint-Germain. Namun, kehadiran Trump saat itu menjadi sorotan karena dia tetap berada di panggung dan ikut dalam perayaan tim yang menimbulkan kebingungan di antara para pemain.
Warganet dari berbagai negara pun ramai mengomentari rencana itu. Salah satu komentar menyarankan sebaiknya para pemenang menolak ide itu. “Tim pemenang seharusnya menolak untuk mengangkat trofi sampai dia benar-benar meninggalkan lapangan. Mereka seharusnya mundur bersama-sama dan mengusirnya,” tulis @SteveBxxx di X (dulu Twitter).
Baca Juga:Muhammad Toha Tinggalkan Persita Setelah 9 Musim, Sang Kapten Resmi Gabung klub Brunei DPMM FC
Bahkan, ada juga warganet yang berkelakar membayangkan jika nantinya Iran yang memenangkan turnamen itu. “Akan sangat lucu jika Iran yang menang,” tulis @mrusxxx disertai simbol tertawa.
Meskipun demikian, keterlibatan kepala negara dalam seremoni penyerahan trofi sebenarnya bukan hal baru dalam sejarah Piala Dunia. Dilansir dari ESPN, pada 1982, Raja Spanyol Juan Carlos menyerahkan trofi kepada kapten Italia, Dino Zoff. Sementara itu, pada 1966, Ratu Elizabeth II memberikan trofi kepada kapten Inggris, Bobby Moore, setelah tim tuan rumah mengamankan kemenangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
