
David Alaba saat laga menghadapi Argentina. (Dok. David Alaba)
JawaPos.com - Nama David Alaba sudah lama dikenal sebagai salah satu bek terbaik di sepak bola Eropa. Namun di balik karir gemilangnya bersama Real Madrid dan Timnas Austria, Alaba juga memiliki latar belakang keluarga yang sangat unik dan mencerminkan keberagaman dunia modern.
Davis Alaba lahir di Jerman pada 24 Juni 1992. Meski demikian, masa kecilnya lebih banyak dihabiskan di Austria, negara yang kemudian dia pilih untuk dibela di level internasional.
Keputusan tersebut menjadi awal perjalanan panjangnya hingga menjelma menjadi salah satu pemain paling sukses dalam sejarah sepak bola Austria. Keunikan David Alaba tidak hanya terlihat dari perjalanan hidupnya, tetapi juga dari asal-usul keluarganya. Sang ayah berasal dari Nigeria dan memiliki latar belakang menganut agama Islam.
Baca Juga:Kisah Doa Nenek Lamine Yamal yang Mengiringi Perjalanan Bintang Muda Barcelona dan Timnas Spanyol
Sementara itu, ibunya merupakan keturunan Filipina yang menganut agama Buddha. Dari kedua orang tuanya, Alaba tumbuh dalam lingkungan yang kaya akan perbedaan budaya dan tradisi.
Tak berhenti di situ, garis keluarganya juga memiliki hubungan dengan Republik Demokratik Kongo melalui sang kakek. Dengan akar keluarga yang tersebar di Afrika dan Asia, Alaba menjadi contoh nyata bagaimana sepak bola mampu menyatukan berbagai identitas dalam satu sosok.
Dalam kehidupan pribadi, Alaba menikah dengan seorang perempuan asal Denmark. Saat ini dia menetap di Spanyol seiring karirnya bersama Real Madrid, sementara sebagian keluarganya diketahui tinggal di Inggris. Kondisi tersebut membuat kehidupannya semakin dekat dengan berbagai budaya yang berbeda di Eropa.
Baca Juga:Strategi Unik Curacao di Piala Dunia: Keluarga dan Pasangan Jadi Bagian dari Perjuangan Tim
Di tengah keberagaman tersebut, Alaba memilih memeluk agama Kristen. Perbedaan keyakinan di dalam keluarganya tidak pernah menjadi hambatan.
Sebaliknya, hal itu justru membentuk karakter terbuka yang kerap terlihat dalam kesehariannya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Karer Alaba sendiri menjadi bukti bahwa latar belakang yang beragam dapat menjadi kekuatan.
Dia sukses meraih berbagai gelar bergengsi di level klub dan menjadi figur penting bagi Timnas Austria selama lebih dari satu dekade. Dengan kombinasi warisan budaya dari Eropa, Afrika, dan Asia, David Alaba bukan hanya dikenal sebagai pesepakbola kelas dunia.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
