
Martin Odegaard pimpin timnas Norwegia melaju ke babak 32 besar piala dunia. (Istimewa)
JawaPos.com - Keberhasilan timnas Norwegia melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak hanya ditentukan ketajaman para penyerang. Di balik performa impresif tim Skandinavia tersebut, ada sosok pemimpin yang menjadi pengatur ritme permainan sekaligus panutan bagi rekan-rekannya, yakni Martin Odegaard.
Kapten timnas Norwegia itu kembali menunjukkan peran sebagai motor permainan tim sepanjang fase grup piala dunia. Dengan visi bermain, kemampuan mengatur tempo, dan kualitas umpan yang dimilikinya, Martin Odegaard menjadi salah satu faktor penting yang membantu Norwegia melangkah ke fase gugur.
Perjalanan karir Martin Odegaard sudah menarik perhatian dunia sejak usia sangat muda. Lahir di Drammen, Norwegia, pada 17 Desember 1998, dia memulai karir profesional bersama Stromsgodset pada 2014.
Saat usianya baru 15 tahun, dia mencatat sejarah sebagai salah satu pencetak gol termuda di kasta tertinggi sepak bola Norwegia. Bakat besarnya membuat banyak klub elite Eropa tertarik. Pada 2015, Real Madrid berhasil mendapatkan tanda tangannya.
Bersama klub raksasa Spanyol tersebut, Odegaard mencatat rekor sebagai debutan termuda Madrid saat berusia 16 tahun 157 hari. Meski demikian, perjalanan menuju level tertinggi tidak berlangsung instan.
Untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak, dia sempat menjalani masa peminjaman di Belanda bersama SC Heerenveen dan Vitesse. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses perkembangan karirnya.
Baca Juga:Kisah Doa Nenek Lamine Yamal yang Mengiringi Perjalanan Bintang Muda Barcelona dan Timnas Spanyol
Karir Odegaard mulai benar-benar menanjak ketika dipinjamkan ke Real Sociedad. Di klub tersebut, dia tampil konsisten dan menjadi salah satu pemain kunci yang membantu tim mencapai final Copa del Rey.
Penampilannya yang impresif membuat namanya kembali diperhitungkan di level tertinggi sepak bola Eropa. Pada Januari 2021, Arsenal merekrutnya dengan status pinjaman sebelum akhirnya mempermanenkan kontraknya beberapa bulan kemudian.
Sejak saat itu, Odegaard berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik di Liga Inggris. Kemampuannya mengendalikan permainan membuatnya menjadi figur sentral di lini tengah Arsenal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022