
Matheus Cunha di Piala Dunia 2026. (Dok. Matheus Cunha)
JawaPos.com – Matheus Cunha disebut-sebut sebagai The New R9. Itu adalah akronim nama Ronaldo Luis Nazario de Lima, striker Brasil di Piala Dunia 2002 dan 2006. Kebetulan, Cunha di Piala Dunia 2026 mengenakan jersey nomor punggung 9 dan dipercaya main posisi nomor 9.
Cunha telah menunjukkan produktivitas dengan mencetak brace (dua gol) dalam kemenangan 3-0 Brasil atas Haiti (20/6). Striker Manchester United itu pun hanya butuh dua gol lagi untuk memutus catatan negatif striker Selecao—sebutan Brasil—yang tidak pernah mencapai lebih dari tiga gol sejak era Ronaldo.
Kesempatan Cunha mencatatkan namanya di papan skor kembali terbuka saat Brasil menantang Skotlandia dalam matchday terakhir Grup C di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, dini hari nanti (siaran langsung TVRI Sport pukul 05.00 WIB).
Kepada Globo Esporte, Cunha mengaku semula tidak berencana memilih nomor 9, melainkan nomor 10. Akan tetapi, dipanggilnya Neymar Jr yang kemudian memilih nomor 10 membuat Cunha harus berpindah ke nomor 9.
Nomor itu sebenarnya sama seperti nomor Cunha di United. Bedanya, bersama The Red Devils—julukan United—striker 27 tahun itu lebih bermain melebar di sayap kiri.
“Terlepas tekanan yang sering diterima (pemakai nomor 9 di Selecao, Red), aku akan melakukan segalanya untuk timnas. Aku mencoba melihat sisi positifnya. Banyak pemain hebat yang mengenakannya dan bisa tampil bagus,” tutur Cunha.
Ada dua pemain bertipikal nomor 9 di skuad Brasil saat ini. Selain Cunha, juga Igor Thiago. Musim lalu Thiago lebih ganas di klub. Dia mengoleksi 25 gol dari 40 laga bersama Brentford FC. Sementara Cunha mencetak 10 gol dari 35 laga dengan United.
Thiago juga dipercaya sebagai starter saat Brasil mengawali Piala Dunia 2026 lawan Maroko (14/6). Akan tetapi, Cunha yang kemudian masuk menggantikan Thiago bermain lebih impresif dan dinamis. Karakter yang lebih “diterima” oleh pemain Selecao lainnya di lini serang.
“Dia lebih punya mobilitas (ketimbang Thiago). Saat dia bermain, dia memudahkanku melakukan pergantian posisi,” ucap gelandang serang Brasil Lucas Paqueta dilansir dari Radio Italia.
Thiago memang lebih mirip penyerang klasik yang berdiri di area kotak penalti. Meski begitu, Paqueta menilai Thiago tetap punya nilai plus.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
