Vinicius Junior menjadi salah satu andalan Timnas Brasil saat menghadapi Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Instagram/@vinijr)
JawaPos.com - Pertandingan menarik akan tersaji di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan mempertemukan dua kekuatan besar dari benua berbeda. Raksasa Amerika Selatan, Brasil, akan menghadapi wakil Asia, Jepang, dalam duel krusial memperebutkan tiket ke babak 16 besar.
Duel Brasil kontra Jepang akan berlangsung di Houston Stadium, Houston, Amerika Serikat, Selasa (30/6) dengan kick-off pukul 00.00 dini hari WIB. Ini menjadi satu diantara beberapa pertandingan menarik yang tersaji di babak 32 besar.
Bentrokan kedua negara tercipta setelah Brasil keluar sebagai juara Grup C dengan raihan tujuh poin. Sementara Jepang melaju ke fase gugur lewat status runner-up Grup F dengan koleksi empat poin.
Baca Juga:Cedera Belum Pulih, Takefusa Kubo Lewatkan Duel Jepang vs Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kedua kesebelasan datang dengan modal cukup bagus. Brasil dan Jepang belum pernah merasakan kekalahan di fase gugur Piala Dunia 2026. Dengan begitu, kekalahan pertama mereka dipastikan akan tercipta di babak gugur.
Bicara pengalaman, Brasil jadi rajanya. Tim Samba - julukan Timnas Brasil - telah tampil sebanyak 23 kali di ajang Piala Dunia dan memegang rekor sebagai pemraih gelar juara terbanyak dengan lima trofi (1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002).
Sementara Jepang tercatat sudah delapan kali berpartisipasi di ajang Piala Dunia (1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026). Kualitas tim berjuluk Samurai Biru itu terus mengalami peningkatan hingga menjadi raksasa Asia. Pencapaian terbaik mereka dalam ajang ini adalah menembus babak 16 besar pada edisi 2022 lalu.
Brasil memang unggul secara pengalaman, namun hal tersebut tidak bisa dijadikan tolok ukur begitu saja. Jepang yang berstatus sebagai raja Asia tentu bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Apalagi, selalu ada kejutan yang terjadi di ajang Piala Dunia.
Ambil contoh ketika Jepang menghadapi Belanda di fase grup Piala Dunia 2026. Samurai Biru tidak diunggulkan dalam laga tersebut, namun kenyataannya mampu menahan imbang De Oranje - julukan Timnas Belanda - dengan skor akhir 2-2. Jadi, bukan tidak mungkin armada Hajime Moriyasu akan memberi efek kejut kepada Brasil.
Bicara kondisi skuad, Brasil kemungkinan besar masih belum bisa diperkuat oleh Raphinha. Pemain Barcelona itu mengalami cedera hamstring saat melawan Haiti di babak penyisihan grup. Namun situasi itu tak terlalu membuat Ancelotti pusing, karena punya kedalaman skuad yang apik.
Sementara dari kubu Jepang, Takefusa Kubo masih dibekap cedera. Kubo masih belum menjalani latihan secara penuh akibat cedera lutut, sehingga peluangnya tampil pada babak 32 besar dinilai sangat kecil. Sebagai gantinya, Moriyasu diprediksi akan memainkan Daizen Maeda sebagai starter.
Di atas kertas, Brasil boleh dibilang lebih diunggulkan ketimbang Jepang. Namun, Samurai Biru saat ini menjadi negara yang patut diperhitungkan dan tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Tim Samba diprediksi akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat melawan Jepang dibandingkan pertemuan-pertemuan mereka di masa lalu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022