
Cristiano Ronaldo (kanan) dan Luka Modric. (Dok. New Strait Times)
JawaPos.com – Cristiano Ronaldo dan Luka Modric dua sekawan ketika sama-sama memperkuat Real Madrid. Mereka satu tim pada periode 2012 sampai 2018. Setelah berpisah, CR7 –inisial Cristiano Ronaldo– dan Modric berhadapan untuk kali pertama di Piala Dunia pada Jumat (3/7) pagi (siaran langsung TVRI Nasional/TVRI Sport pukul 06.00 WIB).
Tepatnya saat Portugal melawan Kroasia dalam babak 32 besar di BMO Field, Toronto. Bukan hanya duel sesama mantan penggawa Los Merengues, julukan Real. Melainkan juga duel sesama kapten timnas sekaligus pemain tertua di masing-masing tim.
CR7 sebagai kapten Portugal berusia 41 tahun. Ronaldo menantang Lukica – sapaan akrab Modric– yang memimpin Kroasia di usia 40 tahun. CR7 pun menolak tua di hadapan Lukica mengingat sama-sama di usia kepala empat.
”Boleh dibilang kami seangkatan. Ini akan jadi pertemuan yang spesial,” ucap Ronaldo seperti dilansir dari Mais Futebol.
Ini kali ketiga Ronaldo dan Modric bersua di level timnas. Sebelumnya, kedua pemain saling berhadapan dalam ajang UEFA Nations League. Kedua laga tersebut sama-sama dimenangkan oleh Ronaldo. Modric pun menganggap Portugal dan CR7 sebagai lawan yang sulit.
”(Laga) ini merupakan momen penting dalam Piala Dunia terakhirku. Aku akan mencoba untuk mengakhirinya sebisa mungkin,” tutur Modric seperti dilansir dari Jutarnji list.
Di skuad Vatreni –julukan Kroasia, Modric dan winger Ivan Perisic bukan hanya sesama pemain senior. Keduanya juga selalu berbagi kamar selama membela Kroasia dalam ajang-ajang mayor. Termasuk di Piala Dunia 2026.
Melawan Portugal, rekan sekamar ini bakal tercatat dalam sejarah sebagai duet pemain yang terbanyak bermain di Piala Dunia. Duet Modric-Perisic akan menjalani laga ke-21 dan akan melampaui rekor duet pemain Polandia, Grzegorz Lato dan Wladyslaw Zmuda dengan 20 laga.
”Ketika kami bermain bersama, kami siap mengalahkan tim mana pun. Begitu pula dalam Piala Dunia kali ini,” koar Perisic dikutip dari Novi list.
PORTUGAL (4-2-3-1):

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
