Kylian Mbappe yakin Lionel Messi akan mencetak gol pada final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol. Ia juga mengaku lebih memilih bermain di final daripada sekadar menjadi top skor sepanjang masa. (Instagram/@k.mbappe)
JawaPos.com - Kylian Mbappe menilai persaingan memperebutkan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 masih belum berakhir. Meski kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen, bintang Prancis itu meyakini Lionel Messi akan kembali menunjukkan kelasnya saat Argentina menghadapi Spanyol di partai final.
Mbappe baru saja mencetak dua gol dalam laga perebutan tempat ketiga. Namun, penampilan impresifnya belum cukup menyelamatkan Prancis dari kekalahan 6-4 atas Inggris dalam pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Les Bleus.
Dua gol tersebut membuat Mbappé mengoleksi 10 gol di Piala Dunia 2026, unggul dua gol atas Messi yang telah mengemas delapan gol. Selain itu, striker Real Madrid itu kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 22 gol, satu gol lebih banyak daripada Messi.
Meski begitu, melansir Metro Sport, Mbappé sama sekali tidak meragukan kemampuan rivalnya tersebut.
"Leo pasti akan mencetak gol, itu sudah pasti, dia selalu mencetak gol."
Mbappé bahkan memperkirakan Messi setidaknya akan menyamai catatan golnya sepanjang sejarah Piala Dunia melalui laga final melawan Spanyol.
Bagi Mbappé, rekor individu bukanlah prioritas utama. Ia menegaskan bahwa kesempatan tampil di final Piala Dunia jauh lebih berharga daripada sekadar memegang status pencetak gol terbanyak.
"Saya berusaha membantu tim saya mencetak gol. Memang benar bahwa ketika Anda mencetak begitu banyak gol di Piala Dunia, itu akan meningkatkan posisi Anda di beberapa bidang, tetapi saya lebih memilih untuk tidak menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dan bermain di pertandingan final Piala Dunia."
"Akan bagus untuk warisan saya jika dikenang sebagai salah satu pemain hebat itu, tetapi bukan itu yang ada di pikiran saya saat ini."
Mbappé juga mengulas penampilan Prancis saat kalah dari Inggris dalam perebutan posisi ketiga. Menurutnya, Les Bleus tampil sangat buruk pada babak pertama sebelum bangkit setelah turun minum.
"Saya rasa ada dua periode yang berbeda."
"Pertama-tama, saya bisa mengerti bahwa beberapa orang berpikir itu hanya lelucon dan kami tidak menghormati seragam tim. Saya lebih suka mengatakan bahwa kami adalah manusia, dan sayangnya, kita tidak bisa terus-menerus bersikap manusiawi."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022