
Kapten timnas Spanyol Rodri. (Instagram/@sefutbol)
JawaPos.com - Gelandang sekaligus kapten timnas Spanyol Rodri dinobatkan sebagai peraih Bola Emas atau penghargaan pemain terbaik Piala Dunia 2026 setelah membawa La Roja menjuarai turnamen.
Penghargaan itu dipastikan usai timnas Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada laga final paial dunia di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin WIB. Rodri menjadi sosok sentral dalam keberhasilan Spanyol merebut gelar kedua juara dunia.
Meski Rodri tidak mencetak gol sepanjang turnamen piala dunia, gelandang Manchester City itu tampil konsisten sebagai pengatur tempo permainan dan pengendali penguasaan bola, yang menjadi ciri khas permainan timnas Sapnyol.
Baca Juga:Gelar Patroli Selama Nobar Final Piala Dunia, Polda Metro Jaya Pastikan Situasi Kamtibmas Terkendali
"Tim ini luar biasa. Kami adalah juara dunia dua kali. Itu pencapaian yang sangat sulit, mungkin yang tersulit dalam sepak bola. Kami meraihnya dengan mengalahkan tim sekuat Argentina," kata Rodri yang dikutip ESPN dilansir dari Antara.
Bagi Rodri, Golden Ball menjadi pelengkap kebangkitannya setelah mengalami cedera ligamen anterior (ACL) hampir dua tahun lalu. Peraih Ballon d'Or 2024 itu mengaku bangga bisa kembali mencapai level tertinggi dalam karirnya.
"Saya bangga dan berharap generasi baru melihat bahwa hal itu mungkin terjadi. Seorang pemain yang pernah berada di puncak lalu jatuh, masih bisa bangkit lagi. Ini adalah contoh bagaimana mengatasi kesulitan. Kita harus percaya. Sungguh luar biasa," ujar Rodri.
Keberhasilan tersebut membuat Rodri masuk ke dalam kelompok elite pemain yang pernah menjuarai Piala Dunia, Liga Champions UEFA, dan Ballon d'Or.
Dia juga menggagalkan Lionel Messi untuk meraih Golden Ball ketiga sepanjang kariernya. Messi harus puas menerima Silver Ball (kedua), sementara penyerang Prancis Kylian Mbappe memperoleh Bronze Ball (ketiga).
Daftar peraih Bola Emas Piala Dunia
1978 (Argentina): Mario Kempes (Argentina)
1982 (Spanyol): Paolo Rossi (Italia)
1986 (Meksiko): Diego Maradona (Argentina)
1990 (Italia): Salvatore Schillaci (Italia)
1994 (Amerika Serikat): Romário (Brasil)
1998 (Prancis): Ronaldo Nazário (Brasil)
2002 (Korea Selatan/Jepang): Oliver Kahn (Jerman)
2006 (Jerman): Zinedine Zidane (Prancis)
2010 (Afrika Selatan): Diego Forlán (Uruguay)
2014 (Brasil): Lionel Messi (Argentina)
2018 (Rusia): Luka Modric (Kroasia)
2022 (Qatar): Lionel Messi (Argentina)
2026 (Kanada, Meksiko, Amerika Serikat): Rodri (Spanyol)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
