
Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni. (Dok. Instagram/@afaseleccionen)
JawaPos.com - Lionel Scaloni enggan berkomentar tentang kartu merah yang diterima Enzo Fernandez saat tim nasional Argentina kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir dengan skor 0-1 tersebut dimainkan di MetLife Stadium, Senin (20/7).
Enzo Fernandez mendapatkan kartu kuning pertama pada menit ke-82 karena beradu argumen dengan wasit Slavko Vincic. Di babak tambahan waktu, gelandang Chelsea tersebut melakukan pelanggaran kepada Pau Cubarsi dan mendapatkan kartu kuning keduanya.
Tentang kartu merah Enzo Fernandez, Lionel Scaloni tidak banyak berkomentar dan menerima keputusan wasit. Namun, pelatih 48 tahun tersebut merasa kartu kuning kedua bisa dihindari.
"Kartu Enzo Fernandez? Wasit seharusnya bisa menghindari kartu merah kedua. Kartu itu seharusnya bisa dihindari, tapi ya sudahlah, memang begitu adanya," kata Lionel Scaloni saat konferensi pers yang dikutip dari ESPN, Senin (20/7).
Meski tidak mau banyak mengeluh, Scaloni tetap merasa berat untuk bermain dengan 10 pemain. Apalagi, para pemain seperti Lisandro Martinez harus meninggalkan lapangan karena mengalami cedera.
"Ini adalah final dan tidak ada keluhan. Apakah kami terlalu berharap? Tidak, Anda harus menghormati lawan. Mereka memiliki peluang hingga menit ke-85, tetapi dengan 10 pemain ceritanya berbeda. Hari ini terlalu banyak hal yang terjadi bersamaan: pertama, lawan bermain lebih baik, dan kedua, kami terpengaruh oleh absennya beberapa pemain, karena kami tidak bisa melakukan beberapa pergantian pemain," jelas Scaloni.
Pelatih yang dulunya merupakan bek kanan tersebut merasa sedih dengan kekalahan timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Namun, Scaloni sangat menerima kekalahan tersebut dan mengucapkan terima kasih dengan dukungan suporter.
"Saya sedih. Saya punya banyak hal untuk diceritakan tentang bagaimana kita sampai di sini, tetapi itu tidak ada gunanya... Kami telah memberikan yang terbaik, tetapi mereka lebih baik dari kami," ujar Scaloni.
"Saya memiliki kenangan yang sangat besar tentang apa yang telah mereka capai. Kita hebat dalam kemenangan dan kita harus hebat dalam kekalahan. Kita menerima kekalahan dengan lapang dada, saya berterima kasih kepada para pemain dan para penggemar," pungkas Scaloni.
Baca Juga:Prancis Gagal Dapat Gelar di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sebut Didier Deschamps Tetap Legenda
Di tangan Scaloni, timnas Argentina tidak pernah kalah sejak babak penyisihan grup hingga semifinal Piala Dunia 2026. Mereka juga menunjukkan tidak pernah menyerah selama babak gugur karena selalu bisa membalikkan keadaan.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
