Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Desember 2018 | 02.16 WIB

PSI Ngaku Balihonya Dirusak, Pengamat: Mereka Senangnya Curhat

Ilustrasi: Partai Solidaritas Indonesia - Image

Ilustrasi: Partai Solidaritas Indonesia

JawaPos.com - Di tengah kabar perusakan baliho partai Demokrat di Riau, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pun mengaku pernah mengalami perusakam serupa. Namun tidak bereaksi berlebihan seperti yang ditunjukan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan anak buahnya.


Menanggapi itu, Founder Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri B Satrio menilai pengakuan PSI soal spanduknya yang dirusak merupakan bagian kebiasaan 'curhat' dari partai tersebut. Dan memang curhat tersebut dikeluarkan di waktu yang tepat ketika perusakan baliho Demokrat tengah menjadi pusat perhatian publik.


"Mereka (PSI, Red) kan senangnya curhat, nah sekarang juga pengin curhat, boleh kok. Curhat kan harus ada momennya juga. Dan momennya mesti tepat," ujar Hendri saat dihubungi JawaPos.com, Senin (17/12).


Hanya saja pengamat politik Universitas Paramadina Jakarta ini tidak setuju jika ada kader PSI yang menyebut Demokrat cengeng atas kasus perobekan balihonya. Menurutnya respon partai besutan SBY itu sesuatu hal wajar.


Setiap partai memiliki pertimbangan masing-masing atas setiap peristiwa. Maka ketika PSI tidak menyoalkan perusakan balihonya, tidak bisa memaksakan kehendak serupa untuk diikuti oleh partai lain.


"Kalau kemudian kader PSI menganggap Demokrat cengeng ya menurut saya enggak juga. Karena harta dirusak ya marah," imbuh Hendri.


Lebih lanjut, Hendri menilai perusakan baliho merupakan tindakan yang mencoreng citra demokrasi. Sehingga harus ada tindakan tegas. Terutama Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pihak penjaga marwah demokrasi harus cepat menyelesaikan kejadian ini, agar isunya tidak liar dan akhirnya sulit dikontrol.


"Kemudian jajaran di bawahnya (Jokowi, Red), partai pendukung, relawan, mau menjaga citra pak Jokowi sebagai penjaga marwah demokrasi negeri ini dan berhasil, maka terutama Polri harus segera mengusut itu," pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore