
Photo
JawaPos.com - Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Chusnul Mariyah meminta para aktivis di partai politik (Parpol) untuk tidak menggunakan cerita 'Doraemon' sebagai cara memahami berbagai persoalan bangsa dalam kehidupan sehari-hari .
Sebab, untuk memahami dan menyelesaikan persoalan bangsa tidak bisa diselesaikan dengan 'kantong ajaib', tapi aktivis partai, terutama perempuan yang harus benar-benar berkualiatas dan cerdas, sehingga bisa memahami ketika berbicara mengenai narasi kebangsaan.
Doremon sebagai cerita fiksi dan animasi dari Jepang ini, populer dikalangan anak-anak di Indonesia, dikenal memiliki 'kantong ajaib' yang bisa menyelesaikan semua masalah yang dihadapi nobita.
"Anda pasti bukan pembaca yang baik, seorang aktivis partai yang dibaca jangan Doraemon. Kalau anda tidak bisa membaca (narasi, red), anda bukan pemimpin yang baik, you are not a leader," kata Chusnul dalam 'Orientasi Kemimpinan (OKE) API Gelora dengan tema 'Perempuan di Tengah Digitalisasi Demokrasi' yang diselenggarakan Partai Gelora, (15/8).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022