Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Agustus 2020 | 16.35 WIB

Mahfud: Anehnya Ada yang Membantah KAMI Tidak Berpolitik

Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Kemunculan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) turut menuai kritik. Adapula yang menuding mereka melakukan gerakan politik melalui pembentukan koalisi tersebut.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai tidak ada yang salah ketika KAMI dianggap berpolitik. "Anehnya, ada yang membantah dan bilang bahwa KAMI tidak berpolitik," kata dia, Jumat (21/8).

Mahfud menyebut, tidak ada yang salah ketika suatu kelompok berpolitik. Sebab, konstitusi Indonesia yang menganut sistem demokrasi juga membolehkan untuk hal itu.

"Memangnya mengapa sih kalau berpolitik? Itu kan bukan hanya boleh, melainkan juga keniscayaan," ucapnya.


"Yang lucu, sering ada anggota DPR yang bilang, 'jangan bermain politik di sini', padahal di DPR memang tempatnya berpolitik. Masa, orang datang ke DPR dilarang berpolitik?," jelasnya.

Diketahui, sejumlah tokoh hadir untuk memberikan delapan tuntutan kepada pemerintah di Tugu Proklamasi, Selasa (18/8). Mereka adalah, Din Syamsuddin, Gatot Nurmantyo, Refly Harun, Said Didu, Rocky Gerung, Ichsanuddin Noorsy, dan Ahmad Yani.

Mereka menamakan diri sebagai Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Kelompok yang diisi oleh tokoh-tokoh nasional lintas elemen itu mendesak agar ada pembenahan yang serius di pemerintahan pada masa pandemi Covid-19 ini.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore