
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
JawaPos.com - Balap liar kerap ditemukan pada malam hari saat bulan Ramadhan. Seperti di Jakarta Barat baru-baru ini polisi juga mengamankan rombongan remaja yang melakukan konvoi sambil menyalakan petasan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta pihak kepolisian menanggapi serius fenomena penyakit masyarakat ini. Perlu ada tindakan tegas untuk menertibkan para pelaku.
“Saya minta Polda Metro Jaya menginstruksikan seluruh Polres di Jakarta agar lebih rutin menggelar patroli dan razia di malam terakhir Ramadan ini. Laporan dari masyarakat makin banyak soal balapan liar, konvoi motor, sampai knalpot berisik yang sangat meresahkan," kata Sahroni, Senin (16/3).
Politikus Partai NasDem ini mengatakan, balap liar maupun konvoi yang tidak sesesuai aturan meresahkan masyarakat. Tidak hanya dari aspek keamanan, juga kenyamanan dalam menjalankan ibadah.
"Kasihan juga masyarakat dan rumah ibadah, seperti masjid, yang berada persis di pinggir jalan. Jadi nggak bisa khusyuk ibadah malamnya,” imbuhnya.
Atas dasar itu, pihak kepolisian perlu melakukan penertiban kepada pelaku. Terutama jelang sepekan datangnya Hari Raya Idul Fitri.
“Apalagi kita sedang masuk sepuluh malam terakhir Ramadhan, di mana banyak umat muslim menjalankan ibadah malam. Kalau jalanan dipakai untuk trek-trekan atau konvoi sambil menyalakan petasan tentu sangat mengganggu dan juga membahayakan. Jadi menurut saya polisi perlu lebih tegas menertibkan, karena aksi seperti ini jelas lebih banyak mudaratnya,” pungkas Sahroni.
