
Ketua komisi III DPR Habiburokhman. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus. Ia menegaskan, korban harus mendapatkan perlindungan penuh dari negara serta meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas peristiwa tersebut.
Menurutnya, tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS tersebut tidak hanya menyasar individu, tetapi juga menjadi ancaman terhadap upaya perlindungan HAM di Indonesia.
“Komisi III DPR RI menegaskan bahwa aksi penyiraman air keras terhadap Sdr. Andrie Yunus merupakan bentuk resistensi atau perlawanan terhadap komitmen Pemerintahan Presiden Prabowo untuk memaksimalkan perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan Hak Asasi Manusia sebagaimana tertuang dalam Asta Cita," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/3).
Ia menegaskan, kekerasan terhadap pembela HAM tidak boleh dibiarkan. Menurutnya, tindakan tersebut dapat mencederai komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan HAM di Indonesia.
Karena itu, Komisi III DPR RI mendesak aparat kepolisian untuk bergerak cepat mengusut pelaku penyerangan terhadap Andrie Yunus. Ia mengingatkan, agar pengusutan kasus tersebut dilakukan secara transparan.
“Komisi III DPR RI meminta kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras kepada Sdr. Andrie Yunus secara cepat, transparam dan profesional serta segera mengungkap dan menangkap para pelakunya, baik yang merencanakan, memerintahkan, melaksanakan maupun melakukan perbantuan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," tegasnya.
Selain proses hukum, Habiburokhman juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan korban. Ia meminta pemerintah memastikan korban mendapatkan penanganan medis terbaik hingga proses pemulihan selesai.
“Komisi III DPR RI meminta kepada Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menjamin seluruh pembiayaan pengobatan terbaik dan pemulihan kesehatan Sdr. Andrie Yunus,” ujarnya.
Di sisi lain, perlindungan keamanan bagi korban dan pihak-pihak terkait juga menjadi perhatian Komisi III DPR. Habiburokhman meminta aparat memberikan perlindungan khusus guna mencegah adanya intimidasi lanjutan.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
